HALO PEMALANG – Plt Bupati Pemalang, Mansur Hidayat mengajak jajaran Pemkab, pemerintah desa, dan masyarakat untuk menggaungkan semangat antikorupsi, antisuap, dan antigratifikasi.
Ajakan itu disampaikan Plt Bupati Pemalang, Mansur Hidayat, ketika membuka bimbingan teknis (Bimtek) desa antikorupsi, di Balai Desa Bojongnangka, Kecamatan Pemalang, Kamis (11/5/2023). Kegiatan itu diikuti kepala desa se-Kabupaten Pemalang.
“Mari bersinergi, bekerja sama dan bergotong royong mewujudkan tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, efisien, transparan, dan bebas dari korupsi,” kata Mansur, seperti dirilis pemalangkab.go.id.
Mansur berharap program Desa Antikorupsi harus benar-benar dilaksanakan secara serius, sehingga membentuk karakter anti korupsi dalam tiap individu maupun organisasi.
Mansur juga menghimbau agar pemerintah desa memanfaatkan teknologi informasi yang ada, untuk meminimalisasi terjadinya pertemuan langsung yang berpotensi menjadikan suap dan gratifikasi.
“IT mempermudah kita bekerja dan mengurangi kontak langsung yang beresiko suap gratifikasi. Kontrol dan cek lapangan, apakah sudah sesuai spesifikasi dan setelah itu laporan (administrasi) apa sudah benar,” tandasnya.
Sekretaris Inspektorat Provinsi Jawa Tengah, Nur Rohmat menyampaikan kegiatan bimtek bertujuan untuk menyediakan sarana bagi Kepala Desa dalam menerapkan desa anti korupsi serta mengoptimalkan pencegahan korupsi di Desa.
“Memberikan pemahaman mendalam pemenuhan indikator desa anti korupsi dan menerapkan anti korupsi pada tata kelola pemerintahan desa,” ujar Nur Rohmat
Kemudian perwakilan dari KPK RI, Andhika Widiarto menuturkan, dengan adanya dana desa sejak Tahun 2014, ternyata banyak Kepala Desa yang ditangkap oleh kejaksaan atau kepolisian, akibat korupsi. Hal tersebut yang menjadikan dasar pembentukan Program Desa Antikorupsi.
“Dua hal mendasar, pertama memang niat korupsi, lalu kedua karena ketidaktahuan dari perangkat atau kades dalam mengelola dana desa. Fungsi indikator desa antikorupsi ini adalah untuk memperbaiki administrasi dan pelibatan masyarakat,” ujar Andhika.
Kegiatan bimbingan teknis dilakukan secara hybrid dengan hadir secara langsung sejumlah kepala desa dan perangkatnya, dan juga dilakukan secara daring melalui zoom meeting yang diikuti oleh seluruh Kades se-Kabupaten Pemalang.
Hadir dalam kegiatan Inspektur Pemalang Eko Edi Prihartanto; Plt Kadis Kominfo, Joko Ngatmo; dan Camat Pemalang, Sis Muhammad.
Adapun sebagai narasumber adalah Tim KPK RI, yakni Andhika Widiarto, Lidya Fidaradongkir, dan Ahmad Ikhsan. (HS-08)