AKSES internet dalam kehidupan sehari-hari memang sudah menjadi kebutuhan mendasar bagi sebagian masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di wilayah perkotaan. Akses internet memudahkan basyarakat, baik untuk keperluan kerja, kebutuhan pendidikan, maupun memenuhi kebutuhan hiburan.
Hal itu dirasakan betul oleh keluarga Wati Ismiati, warga Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Memasang WiFi rumah dianggap Wati lebih efektif dan efisien dibanding membeli pula/kuota reguler. Selain dapat diakses oleh seluruh anggota keluarga, jaringan WiFi pun menawarkan layanan internet dengan biaya berlangganan yang lebih terjangkau.
“Saya memilih IndiHome untuk kebutuhan internet di rumah. Ini sangat membantu bagi kami, baik untuk kebutuhan harian, pekerjaan, tugas pendidikan anak, maupun untuk hiburan,” katanya, Selasa (8/5/2023).
Bintang Putra (10 tahun), anak Wati Ismiati pun mengamini pernyataan ibunya. Bintang mengaku senang karena banyak kemudahan dalam mencari informasi, khususnya memenuhi tugas sekolah, setelah orang tuanya memasang akses internet IndiHome awal tahun 2022 lalu.
“Selain bisa untuk nonton Youtube dan main game online, saya juga mudah saat mencari tugas sekolah. Terutama untuk tugas keterampilan, karena saya bisa nonton tutorial lewat handphone, dengan akses internet Wifi. Dulu sebelum memasang Wifi, orang tua membatasi kuota internet di handphone, jadi tidak leluasa untuk streaming,” kata siswa kelas 4 SD tersebut.
Keluarga ini memang menggunakan paket internet 30 Mbps dengan tarif Rp 280 ribu/bulan untuk kebutuhan rumah tangga. Menurut Wati Ismiati, memilih WiFi rumah memang tidak boleh asal-asalan. Dirinya memilih IndiHome karena akses internet yang stabil. Informasi itu dia dapatkan dari rekan-rekannya dan tetangga, dan saat ini sudah dibuktikannya sendiri.
“Kecepatan koneksi, jangkauan, biaya berlangganan per bulan juga terjangkau,” kata wanita yang bekerja di perusahaan swasta di Kota Semarang ini.
Selain untuk urusan pekerjaan, internet di rumahnya juga digunakan untuk mencari informasi tentang ide bermain dan belajar anak. “Namun memang untuk akses internet untuk anak kami sangat membatasi. Sehari paling anak-anak saya batasi penggunaan internetnya hanya dua jam saja. Waktu lainnya untuk belajar, sekolah, dan bermain bersama teman-temannya,” kata ibu tiga anak ini.
Smart City
Kemudahan akses internet yang dirasakan oleh keluarga Wati Istimati memang sejalan dengan program Pemkot Semarang yaitu Smart City. Salah satu langkah yang dilakukan Pemkot Semarang dalam program Smart City adalah pemenuhan fasilitas umum di ruang publik, seperti taman sudah sepantasnya dilengkapi dengan WiFi atau akses internet gratis. Sebab, kini kebutuhan internet menjadi bagian tak terpisahkan bagi masyakakat.
Di Kota Semarang, beberapa tempat memang sudah disediakan fasilitas Wifi gratis. Namun belum merata. Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu menegaskan mengenai pentingnya program Smart City (kota cerdas) dalam pembangunan sebuah wilayah. Dirinya bercerita jika Kota Semarang sendiri telah menerapkan konsep Smart City sejak tahun 2013.
“Smart City sendiri merupakan konsep integrasi sistem teknologi informasi dan komunikasi lewat implementasi IoT (Internet of Things) yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan kota. Pemerintah Kota Semarang mencoba konsisten untuk fokus pada peningkatan kualitas pelayanan masyarakat sesuai dengan dimensi kota cerdas. Pemkot Semarang berupaya menjamin kelayakan taraf hidup masyarakat berdasar tiga elemen utama yaitu kelayakan pola hidup, kelayakan kualitas kesehatan, dan kelayakan moda transportasi,” katanya.
Namun Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita G Rahayu berpesan kepada masyarakat untuk menggunakan internet secara bijak. “Kemudahan akses internet saat ini, kami harapkan digunakan dengan bijak. Jangan untuk menyebar kebencian atau membuat konten hoaks. Gunakan untuk kebutuhan yang positif, mencari informasi yang positif, serta berperilaku positif pula ketika berselancar di dunia maya,” katanya.
Sebagai informasi, IndiHome merupakan layanan digital yang menyediakan Internet Rumah, Telepon Rumah dan TV Interaktif (IndiHome TV) dengan beragam pilihan paket. Saat ini, jaringan IndiHome sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dan terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan internet yang lebih baik bagi masyarakat.
Dengan jaringan fiber optik yang tersebar di seluruh negeri. Bahkan per September 2020, fiber optik yang sudah terbentang dari Sabang sampai Merauke, bahkan hingga akses komunikasi internasional. IndiHome hadir dengan menawarkan pilihan kecepatan Internet hingga 300 Mbps.
Selain cepat, Internet IndiHome lebih stabil dan tahan terhadap cuaca. Aktifitas seperti bekerja, belajar, belanja online hingga bermain games di rumah jadi lebih praktis dan nyaman.(HS)