HALO SPORT – Tim Ducati sepertinya harus mulai waspada melihat hasil pada MotoGP Spanyol, 30 April lalu.
Francesco Bagnaia (tim Lenovo Ducati) memang memenangi balapan utama di Sirkuit Jerez itu.
Namun, juara dunia MotoGP 2022 ini mendapat saingan kuat dari dua pembalap tim Red Bull KTM, Brad Binder dan Jack Miller.
Pelan tapi pasti pabrikan asal Austria itu mulai mengimbangi kecepatan Ducati di lintasan.
Aksi memukau Binder dan Miller menarik perhatian Carlo Pernat, pengamat MotoGP dan manajer dari Enea Bastianini.
Pernat memuji performa duet tim KTM itu dan menyebut mereka sebagai penantang baru pabrikan dari Borgo Panigale, Italia tersebut.
’’Hierarki dari sepeda motor sudah berubah sedikit. Sekarang bukan cuma Aprilia yang jadi penantang Ducati, melainkan juga KTM,’’ tutur Pernat seperti dikutip dari Motosan.
KTM memang diperkuat beberapa mantan teknisi Ducati.
Saat ini mereka jadi lebih baik dengan waktu lebih cepat.
’’Ini bukan sesuatu hal yang mengejutkan. Saya akan menyambut mereka di jajaran para penantang Ducati,’’ papar Carlo.
Pernat tak lupa menyanjung penampilan Pecco, sapaan akrab Bagnaia.
Dia menilai mantan anak didik Valentino Rossi itu telah menunjukkan betapa kuat dirinya.
’’Pecco mempunyai hal yang lain, dia mulai menjauh. Ketika dia tidak kehilangan konsentrasi, dialah yang terkuat,’’ tegasnya.
Dalam pandangan Pernat, satu-satunya masalah yang dimiliki Pecco adalah konsentrasi.
Di Jerez, Bagnaia kehilangan tandemnya yang masih cedera, Enea Bastianini.
’’Memperbaiki sepeda motor tanpa rekan setim adalah hal yang sulit dilakukan,’’ tuturnya.
MotoGP berikutnya adalah Grand Prix (GP) Prancis di Sirkuit Le Mans, 12-14 Mei mendatang. (HS-06)