in

Jaring Atlet Tenis Meja Berprestasi, ‘PTMSI Kendal Open 2023 Pingpong Tournament’ Digelar

Wabup Kendal, Windu Suko Basuki, dinobatkan sebagai wasit saat pertandingan tenis meja antara Dandim Kendal, Letkol Inf Jenry Polii melawan salah satu Pengurus PTMSI Kendal, Muryono, di GOR Sasana Bahurekso Kendal, Minggu (7/5/2023).

HALO KENDAL – Dalam rangka menjaring atlet berprestasi, Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Kendal, menggelar turnamen tenis meja “PTMSI Kendal Open 2023 Pingpong Tournament”, di GOR Sasana Krida Bahurekso Kendal, Minggu (7/5/2023).

Acara resmi dibuka Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, dan dihadiri Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Jenry Polii, Ketua Umum KONI Kendal, Subur Isnadi, Perwakilan Disporapar, Zen Yukri Iswandaru, Ketua PTMSI Kendal, Raja Faisal, serta jajaran pengurus.

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki dalam sambutan pembukaan “PTMSI Kendal Open 2023 Pingpong Tournament” mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para atlet dan semua pihak yang terlibat, atas apresiasi dan ikut serta dalam kejuaraan tenis meja ini.

“Selamat datang bagi para peserta dan official pertandingan yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Kendal. Melalui kejuaraan ini, diharapkan dapat meningkatkan tali silaturahmi dan persaudaraan antar-atlet tenis meja, serta dapat dijadikan ajang pembinaan dan peningkatan prestasi untuk pencarian bibit atlet tenis meja yang handal,” ujar pria yang akrab disapa Pakde Bas.

“Selain itu event ini diharapkan bisa membangkitkan motivasi dan meningkatkan prestasi olahraga Tenis Meja di Kabupaten Kendal. Sehingga mampu bersaing di tingkat provinsi meupun nasional. Ajang ini juga untuk mengukur kemampuan para atlet, kegiatan ini juga untuk mendorong pemasyarakatan olahraga tenis meja kepada kalangan umum dan khususnya pada generasi muda kita,” imbuhnya.

Pakde Bas berpesan, hendaknya para pengurus PTMSI, dapat bekerja dan bertugas dengan lebih baik sesuai visi misinya. “Sehingga dapat melahirkan atlet-atlet tenis meja yang handal dan berprestasi, yang bisa mengharumkan nama daerah Kabupaten Kendal pada tingkat provinsi, nasional, bahkan level internasional. Semoga kegiatan ini dapat berlangsung lancar dan sukses, serta berkesinambungan, guna melahirkan petenis-petenis yang handal dan berprestasi, serta dapat memacu perkembangan tenis meja di Kabupaten Kendal,” ungkapnya.

Ketua PTMSI Kendal, Raja Faisal mengatakan, tenis meja saat ini banyak digemari oleh masyarakat Indonesia, baik di pedesaan maupun perkotaan.

Sehingga dengan ajang ini, diharapkan bisa sebagai ajang silaturahmi dan mempersatukan para atlet tenis meja, supaya tenis meja khususnya Kendal semakin maju dan berkembang.

“Komunitas tenis meja di wilayah Kabupaten Kendal sangat potensial untuk dikembangkan, karena banyaknya anggota klub tenis meja baik anak-anak, remaja, maupun orang tua,” ujarnya.

Raja menjelaskan, Kejuaraan Tenis Meja “PTMSI Open 2023” ini, diikuti 224 peserta dengan katagori Kelas Umum Non-PON se-Jawa Tengah ada sebanyak 96 peserta yang datang dari Semarang, Salatiga, Kabupaten Semarang, Kendal, Temanggung, Magelang, Solo, Tegal dan daerah lainnya.

Sedangkan, untuk Kelas Umum se-Kabupaten Kendal ada sebanyak 128 peserta, yang datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kendal.

Raja membeberkan, kepada peserta yang menang akan diberikan penghargaan atas prestasinya, yaitu untuk Kelas Umum Non PON se-Jawa Tengah juara mendapatkan uang pambinaan sebesar Rp 3 juta, beserta tropi dan piagam. Peringkat kedua mendapatkan uang pembinaan Rp 2 juta, juga trofi dan piagam.

“Sedangkan posisi ketiga dan keempat atau bersama, mendapatkan uang pembinaan masing-masing Rp 1 juta serta trofi dan piagam. Dan untuk delapan besar, masing masing mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 250 ribu,” bebernya.

Sementara untuk Kelas Umum Lokal Kendal, hadiah juara mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 1 juta serta trofi dan piagam, peringkat kedua mendapatkan Rp 750 ribu juga trofi dan piagam, dan posisi ketiga dan keempat bersama masing-masing mendapatkan Rp 500 ribu. “Untuk delapan besarnya masing-masing mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 100 ribu,” imbuh Raja.

Sementara Ketua Umum KONI Kendal, Subur Isnadi berharap, melalui kejuaraan ini dapat menjadi ajang evaluasi atlet-atlet tenis meja Kabupaten Kendal. Sejauh mana prestasi atlet-atlet tenis meja di Kendal yang bersaing di tingkat Jawa Tengah maupun tingkat nasional.

“Kabupaten Kendal adalah gudangnya atlet berbagai cabang olahraga berprestasi, dan ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi kita khususnya PTMSI Kendal. Karena bagaimana kita mampu memanfaatkan potensi yang ada itu dengan baik, untuk pengembangan olahraga prestasi,” ujarnya.

Subur mengatakan, pembinaan serta pengembangan olahraga prestasi diperlukan beberapa faktor pendukung, antara lain kepedulian dari para pengurus cabang olahraga, pembinaan, pelatihan kepada para atletnya, serta dukungan sarana prasarana.

“Untuk itu, kita bertekat untuk mengoptimalkan potensi yang kita miliki dengan mengadakan peningkatan sarana penunjang yang dibutuhkan secara berkelanjutan, supaya olahraga di Kabupaten Kendal semakin maju, berkembang, dan berprestasi,” ungkapnya.(HS)

DP Mall Semarang Akan Diperluas, Sinar Mas Land Investasikan Anggaran Rp 500 Miliar

Beri Rasa Aman, Polres Jepara Jaga Ibadah di Sejumlah Gereja