in

Ribuan Orang Hadiri ‘Khaul Wali Joko ke-497’ di Masjid Agung Kendal

Ribuan orang hadiri acara Khaul Wali Joko ke-497, di Masjid Agung Kendal, Minggu (30/4/2023).

HALO KENDAL – Momentum Syawalan 2023 dimanfaatkan ribuan orang dari berbagai wilayah di Kendal untuk menghadiri acara “Khaul Wali Joko ke-497 tahun 2023”, yang digelar di Masjid Agung Kendal, Minggu (30/4/2023).

Makam Wali Joko yang berada tepat di depan Masjid Agung Kendal merupakan pendiri Masjid Agung, sekaligus sebagi tokoh penyebar agama Islam di Kendal.

Pengurus Takmir Masjid Agung Kendal, KH Masruh mengatakan, sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa Wali Joko, sejak dulu setiap tanggal 8 Syawal selalu digelar tradisi Haul Wali Joko yang dihadiri ribuan jemaah dari berbagai daerah.

Adapun di bulan Syawal 1444 Hijriah atau tahun 2023 ini, tradisi Haul Wali Joko, Takmir Masjid Agung menyediakan nasi bungkus untuk jemaah yang hadir kurang lebih mencapai 3.000 bungkus.

“Haul ini akan dilaksanakan setiap tahun, sehingga diharapkan masyarakat Kabupaten Kendal maupun masyarakat luar Kendal dapat mengikuti maupun bisa dijadikan wisata religi sekaligus memelihara tradisi Kabupaten Kendal yang notabene disebut masyarakat Relgius atau Agamis,” terangnya.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto beserta jajaran Forkopimda dan Kepala Dinas terkait, nampak hadir dalam acara Haul Wali Joko. Dalam sambutannya, Bupati Kendal mengatakan, masih dalam suasana bulan Syawal dirinya mengucapkan mohon maaf lahir batin. Dirinya juga menyambut baik tradisi Syawalan yang digelar di beberapa wilayah di Kabupaten Kendal.

Ia pun menyampaikan kebahagiaannya karena bisa bersilaturahmi dengan para alim ulama dalam suasana yang agamis, penuh dengan nuansa kekeluargaan dan kebersamaan dalam rangka memperingati Haul Wali Joko.

“Salah satu upaya dari pemerintah Kabupaten Kendal melanjutkan perjuangan si Mbah Wali Joko yaitu, bapak ibu semua sudah melihat, Masjid Agung Kendal insya-Allah akan kita renovasi dan akan kita perbarui tanpa menghilangkan ciri khas dari Masjid Agung Kendal dan juga beberapa pilar. 16 pilar yang dulu dibangun oleh Mbah Wali Joko insya-Allah tetap kita pertahankan,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut Dico mengajak masyarakat khususnya Kendal, kegiatan bisa dijadikan sebagai motivasi bersama untuk memperkuat ukuwah islamiah, memperkuat kesatuan dan persatuan dalam mewujudkan tata kehidupan masyarakat yang lebih aman, damai, dan semakin sejahtera.

Bupati juga berharap, ke depannya, Masjid Agung Kendal bukan hanya sekadar untuk tempat ibadah, tapi bisa bersama-sama meningkatkan Masjid Agung Kendal untuk kegiatan-kegiatan sosial, kegiatan-kegiatan ekonomi dan juga tempat untuk berdiskusi bersama para alim ulama bersama kiai, tokoh masyarakat, tokoh agama, untuk sama-sama memberikan ide gagasan saran dan masukan dalam membangun Kendal.

“Maka dari itu komitmen saya selama saya masih menjabat, Masjid Agung Kendal ini akan menjadi perhatian penuh dari pemerintah Kabupaten Kendal,” imbuh Dico.(HS)

Pasca Mentawai Diguncang Gempa Bumi, Pertamina: Kondisi Stok BBM dan LPG Masih Aman dalam Sepekan

Hargai Perjuangan Penyebar Agama Islam di Kendal, Haul Wali Gembyang Digelar