HALO SEMARANG – Valentino Rossi optimistis adik tirinya, Luca Marini, hanya tinggal menunggu waktu untuk mendapatkan hasil bagus seperti rekan setimnya, Marco Bezzecchi.
’’Dia tidak jauh dari kemenangan. Ini soal menemukan hari yang pas,’’ tutur Rossi mengenai Marini seperti dilansir GPOne.
Tim bentukan Rossi, Mooney VR46 Ducati, semakin tangguh pada MotoGP 2023.
Bezzecchi mempersembahkan kemenangan pertama untuk Mooney VR46 pada Grand Prix (GP) Argentina.
Dengan demikian VR46 telah mencetak kemenangan di semua kelas MotoGP sejak penampilan debut pada 2014.
Kemenangan di kelas utama kian menarik mengingat tampil di kategori ini awalnya tidak direncanakan The Doctor.
Misi Rossi dengan Akademi Pembalap VR46 lebih untuk mengorbitkan pembalap-pembalap muda ke MotoGP.
’’Akan ada lebih banyak kepuasan melihat salah satu pembalap akademi menjuarai MotoGP daripada melihat tim saya menjadi juara dengan pembalap dari tempat lain,’’ ujar Rossi.
Dua jebolan pertama VR46 di kelas MotoGP bahkan tidak memulai dengan tim Yamaha yang punya ikatan kuat dengan The Doctor.
Pada 2018, Franco Morbidelli menjalani debut dengan tim satelit Honda meski setahun berselang bergabung dengan Rossi di kamp Yamaha.
Musim berikutnya Francesco Bagnaia dipoles Ducati di tim satelit Pramac Racing dan kini telah mencetak gelar juara bagi pabrikan asal Borgo Panigale itu.
Bendera VR46 baru muncul di kelas MotoGP pada 2021 di mana mereka menjadi sponsor bagi adik Rossi, Marini, di tim Avintia.
VR46 baru turun secara penuh pada 2022 dengan mengambil alih slot yang sebelumnya ditempati Avintia.
Pada musim perdana tim yang berbasis di Tavullia, Italia itu, sudah mampu unjuk gigi dengan raihan podium dan pole position.
Kemenangan dengan tim dan pembalap sendiri pun menghadirkan euforia bagi Rossi.
’’Ada kepuasan besar karena kami berhasil menang dengan tim kami sendiri,’’ tegasnya.
Selain memuji Bezzecchi, The Doctor ingin Marini menyusul Marco.
Dia yakin Luca bakal lebih meningkat musim ini. (HS-06)