HALO BANJARNEGARA – Pj Bupati Banjarnegara, Tri Harso Widirahmanto, menyerahkan 275 paket bantuan paket sembako program BUMD Peduli Tahun 2023, untuk masyarakat kurang mampu, Selasa (11/4/2023) di Desa Pucung Bedug, Kecamatan Purwanegara.
Bantuan diserahkan kepada 50 perwakilan masyarakat saat seremoni, dan 225 paket lainnya, diserahkan setelah kegiatan tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, penerima bantuan antre dengan dikoordinasikan oleh perangkat desa setempat. Adapun paket sembako berisi beras 5 kilogram, minyak 1 liter, dan gula 1 kilogram.
Pj Bupati Tri Harso, dalam sambutannya berharap, solidaritas BUMD ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat sebagai bentuk/upaya bersama dalam rangka penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Banjarnegara.
Dipiliihnya desa Pucung Bedug, katanya, karena desa ini masih masuk dalam kategori miskin ekstrim dari 44 desa miskin ekstrim di kabupaten Banjarnegara.
“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada BUMD dan OPD yang selalu peduli dengan penanganan kemiskinan di Banjarnegara. Dengan program 1 OPD 2 desa dampingan, harapannya di tahun 2024 tidak ada lagi desa yang miskin ekstrim. Kepada warga, semoga bantuan ini sedikit membantu. Jangan dipandang nilainya,” pesan Pj Bupati.
Kepala Bagian Perekonomian Setda selaku pembina BUMD, Riatmojo Ponco Nugroho SE ME mengatakan, program BUMD peduli merupakan kepedulian dari badan usaha milik daerah (BUMD) yang ada di Kabupaten Banjarnegara.
Ada tujuh BUMD yang terlibat dalam aksi ini yaitu Bank Jateng, PT BKK Jateng, PT BPR BKK Mandiraja (perseroda), Perumda Serulingmas, Perusda PDAM, Perusda Percetakan dan Perusda pertambangan.
Selain paket sembako, BUMD Peduli juga menyerahkan bantuan pembangunan jamban dan RTLH 45 juta (Bank Jateng), dan Rp 47,5 juta (BPR BKK Mandiraja).
Menurutunya, BUMD Peduli tahun 2023 bertujuan mendukung pengentasan kemiskinan dan menjaga stabilitas daerah terutama kebutuhan pokok menjelang hari raya Idul Fitri 1444 Hijriyah.
Disamping hal tersebut, diharapkan menjadi satu upaya daerah dalam rangka pengendalian inflasi daerah.
“Bantuan ini terutama sekali untuk membantu masyarakat kurang mampu atau belum mampu dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Lebaran,” katanya.
Ponco menambahkan, untuk Desa Pucung Bedug, selain paket sembako juga menerima alokasi perbaikan rumah tidak layak huni sebanyak 4 rumah masing-masing Rp 15 juta, jambanisasi sebanyak 10 KK masing-masing KK menerima Rp. 2,5 juta.
Hasanudin, warga Dusun Pakuran Pucung Bedug turut berterima kasih adanya bantuan tersebut.
“Matur nuwun sembako ini sangat membantu kami, di saat apa-apa sedang mahal di pasaran,” ujarnya. (HS-08).