HALO BLORA – Komando Distrik Militer (Kodim) 0721/Blora, mengerahkan 90 personel untuk membantu Polri dalam melakukan pengamanan Idulfitri 1444 hijriah. Personel TNI tersebut akan disebar di pos-pos pengamanan dan pelayanan.
Hal itu disampaikan Dandim 0721/Blora, Letkol Inf Andy Soelistyo Kurniawan Putro, di usai apel pengecekan kesiapan pengamanan Idulfitri 1444 Hijriah, di halaman Makodim 0721/Blora Jawa Tengah, Selasa (11/4/2023).
Apel dipimpin Danrem 073/Makutarama, Kolonel Inf Purnomosidi, diikuti petugas gabungan dari anggota Kodim 0721/Blora, Polres Blora, Dinas Perhubungan, Satpol PP Blora.
Hadir pula Kapolres Blora Kapolres Blora, AKBP Fahrurozi; Danyonif 410/Alugoro Blora. Letkol Inf Muhammad Arif; Pejabat Utama Kodim 0721/Blora; Pejabat Utama Polres Blora; Danramil di jajaran Kodim 0721/Blora; serta Dansubdenpom Blora.
Lebih lanjut Dandim mengatakan, selain pasukan tersebut, TNI juga menyiapkan pasukan cadangan, baik dari Kodim maupun Yonif 410/Alugoro.
Pasukan cadangan ini diperlukan, karena mereka tak hanya membantu pengamanan Idulfitri, melainkan juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana, seperti banjir, tanah longsor, dan kebakaran.
“Secara umum kita siap mendukung tugas Korem dalam melaksamakan pengamanan Idulfitri tahun 1444 Hijriah,” kata Dandim 0721/Blora, kemarin seperti dirilis blorakab.go.id..
Danrem 073/Makutarama, menyampaikan bahwa kegiatan hari ini adalah sebagai pengecekan kesiapan pengamanan Idulfitri 1444 Hijriah.
“Saya selaku Danrem 073/Makutarama, pada hari ini melaksanakan pengecekan kesiapan pengamanan Idulfitri 1444 H. Dan telah kita laksanakan apel gelar pasukan untuk mempersiapkan personel dan dilaksanakan secara terpadu. Baik TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan Satpol PP,” kata Danrem.
Lebih lanjut Danrem mengatakan bahwa dalam kegiatan pengamanan, akan dilakukan sebelum, saat, dan sesudah Lebaran.
“Harapannya Lebaran dapat berjalan dengan nyaman dan aman. Para saudara saudara kita yang akan merayakan Lebaran bisa kembali dengan nyaman bersama keluarga masing masing,” tegas Danrem.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Blora mengungkapkan bahwa pengamanan dilakukan pada lokasi pusat-pusat keramaian masyarakat, serta di wilayah yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten lain, seperti perbatasan Bojonegoro dan Purwodadi.
Menurut dia, Lebaran tahun ini berbeda dibanding tahun 2021 dan 2022. Selama dua tahun kemarin, masih ada pembatasan-pembatasan terkait pandemi Covid-19. Adapun tahun ini, masyarakat bisa merakayakannya dengan lebih longgar.
Karena itu dia berharap masyarakat bisa mengutamakan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan, serta tidak euforia yang berlebihan.
“Karena tuntutan ekonomi berbeda, masyarakat kondisinya berbeda. Dan kesempatan-kesempatan untuk melakukan kejahatan itulah yang harus kita waspadai,” ungkap Kapolres Blora.
Seusai apel dilaksanakan pemeriksaan sarana dan prasarana yang akan digunakan saat pengamanan Lebaran 2023. (HS-08).