HALO KENDAL – Menjelang Idul Fitri atau lebaran, kantor Pegadaian Kendal mulai didatangi para nasabah. Mereka bermaksud menebus barang gadaian yang berupa perhiasan emas.
Seperti diungkapkan salah seorang nasabah, Salamah yang mengaku cukup sering menggadaikan perhiasan di Pegadaian Kendal.
Menurutnya, dia lebih memilih menggadaikan perhiasan di Pegadaian, karena lebih cepat. Sehingga bisa diandalkan jika sewaktu-waktu butuh uang.
“Kalau ke pegadaian ini bisa cepat, dan bisa diperpanjang sewaktu-waktu bila belum bisa menebus barangnya,” ungkap Salamah, Senin (10/4/2023).
Sementara Kepala Cabang Pegadaian Kendal, Agung Rahmoyo mengatakan, trend menebus perhiasan emas di Pegadaian mulai meningkat pada pertengahan bulan ramadan.
“Para nasabah banyak yang menebus perhiasan yang digadaikan, karena akan dipakai pada masa lebaran,” ujarnya.
Belum lagi, momen Lebaran juga banyak perantau yang pulang kampung dengan membawa banyak uang. Sehingga bisa digunakan untuk menebus barang di Pegadaian.
“Tradisi sejak dulu, kalau mau Lebaran, banyak yang menebus barang gadai, mungkin karena perhiasan yang digadaikan akan dipakai Lebaran,” jelas Agung.
Menurutnya, tren menggadaikan barang atau perhiasan emas akan meningkat pasca Lebaran. Karena kemungkinan, akan digunakan untuk modal usaha kembali.
“Juga pada saat masa tanam, karena akan digunakan untuk membeli kebutuhan pertanian. Karena mayoritas adalah para petani,” imbuh Agung.
Sedangkan nasabah lainnya, Sri Sundari mengaku, ia juga sering ke Pegadaian, namun untuk nabung emas. Karena menurutnya menabung emas di Pegadaian lebih aman.
“Menabung emas juga lebih menguntungkan, karena dari tahun ke tahun harganya naik, sehingga bisa untuk investasi. Selain itu di sini juga aman,” ujarnya. (HS-06).