HALO SRAGEN – Pemerintah Desa Bedoro, Kecamatan Sambungmacan, kembali menggelar Bazar Ramadan, untuk membangkitkan geliat perekonomian.
Bazar Ramadan di Desa Bedoro ini, rutin digelar setiap tahunnya. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya digelar selama bulan Ramadan, pada tahun ini bazar akan digelar hingga setelah lebaran.
Tujuannya Bazar Ramadan di Desa Bedoro ini, untuk mendukung program pemerintah Desa Bedoro, dalam membangkitkan perekonomian masyarakat.
Kepala Desa Bedoro, Pri Hartono, menyampaikan pada bazar kali ini pedagang UMKM sangat antusias ikut mendaftar peserta.
Lebih dari 50 UMKM tercatat mengikuti bazar dengan menampilkan beragam makanan untuk berbuka puasa.
Selain UMKM, di lokasi bazar juga disediakan alat-alat olahraga dan beragam permainan bagi warga yang hadir, untuk sekalian olahraga.
“Kami juga sediakan alat-alat olahraga dan permaian untuk anak anak. Selain itu ada juga bazar ini juga live musik dan jualan baju,” terangnya, baru-baru ini, seperti dirirlis sragenkab.go.id.
Menurutnya, melihat antusias warga dan pedagang yang datang, Bazar Ramadan tahun ini di Desa Bedoro lebih meriah.
Ditambah tahun ini sepanjang jalan lokasi bazar dihiasi payung-payung cantik, cocok untuk foto selfie.
“Alhamdulilah makin ramai, kuliner khas seperti gablok, pecel, peyek, yang paling diburu para pemudik,” lanjut Pri Hartono.
Menurut dia, yang membedakan bazar kali ini dengan tahun-tahun sebelumnya, adalah pelaksanaan yang direncanakan bakal digelar nonstop hingga setelah Lebaran nanti.
“Kalau biasanya bazar dibuka hingga malam takbiran, kali ini kami menggelar bazar hingga beberapa hari setelah Lebaran,” ujarnya.
Pembukaan bazar hingga Lebaran ini, juga didasari pada masukan para pemudik, yang menginginkan bazar dibuka hingga setelah Lebaran.
“Pengalaman tahun sebelumnya, banyak pemudik yang pulang kampung dan mereka antusias mendatangi bazar. Makanya kami putuskan bazar digelar hingga setelah Lebaran,” kata Pri.
Ia berharap event tahunan ini, bisa meningkatkan perekonomian warganya. Apalagi banyaknya pemudik yang datang, membuat omzet dan perputaran uang juga besar.
Sementara salah satu pedagang bazar, Sri Wahyuni mengaku omzet dagangannya meningkat dibanding hari biasa.
“Saya sudah dua kali ikut bazar di Bedoro ini. Apalagi bazar nanti digelar sampai lebaran, sekaligus menyambut pemudik, omzet pasti lebih meningkat lagi,” kata dia. (HS-08)