HALO SEMARANG – Adanya pelarangan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menggelar buka bersama (Bukber) tahun ini dari pemerintah pusat, berdampak penurunan terhadap tingkat kunjungan atau reservasi buka puasa di sejumlah hotel di Kota Semarang, terutama dari instansi pemerintahan. Salah satunya dialami Hotel Dafam Semarang (HDS). Sehingga pihak hotel yang beralamat di Jalan Imam Bonjol Nomor 188 Semarang ini berusaha menyasar dengan membidik market lain seperti perusahaan swasta, komunitas, serta grup-grup arisan.
Mengingat, reservasi atau pemesanan buka puasa dari lingkungan Pemerintah Kota Semarang sampai sekarang masih minim. Meski, ada penjelasan dari Pemkot Semarang yang memberikan informasi kepada pihak hotel, sebenarnya tidak mempermasalahkan ASN berbuka bersama di hotel namun dengan memperhatikan protokol kesehatan.
Public Relation HDS, Zunta menjelaskan, sampai sekarang belum ada pemesanan atas nama instansi pemerintah. Namun, jika atas nama personal ASN sudah ada, beberapa mulai melakukan reservasi.
“Kebetulan untuk reservasi dari instansi pemerintahan belum ada, namun yang menggunakan nama personal ada beberapa. Banyak justru yang antusias menggelar bukber di hotel dari grup arisan, komunitas ibu-ibu cantik, serta perusahaan swasta lainnya,” terangnya, Rabu (5/4/2023).
Dikatakan dia, tiap hari, mendekati Lebaran Idul Fitri 1444 H, HDS selalu terisi sedikitnya ada 150 pax buka puasa per hari. “Biasanya custumer meminta ruangan private, terpisah dengan lainnya. Kami juga buka ballroom untuk ruang salat berjamaah agar lebih luas,” imbuhnya.
Sedangkan untuk okupansi hari H Lebaran, Hotel Dafam Semarang masih di angka 50 persen. “Dari sekarang sudah mulai yang tanya dan reservasi kamar untuk extra bed dan lainnya. Untuk target okupansi memang 100 persen di Lebaran nanti, tapi sekarang masih 50 persen,” katanya.
Sebagai informasi, selama Ramadan, Hotel Dafam Semarang memberikan promo spesial buka puasa Bukavaganza dengan tema buka puasa menjadi berkah. Di mana, pihak hotel menghadirkan menu istimewa yang berbeda tiap harinya, ada sebanyak 8 stall, mulai dari menu internasional hingga tradisional, aneka takjil dan main bufe.(HS)