HALO BATANG – Ungkapan rasa syukur kepada Tuhan, dilakukan belasan pegawai Lapas Kelas IIB Batang, yang baru dilantik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Para ASN baru tersebut, membasuh kaki orang tua mereka, sebagai ungkapan terima kasih karena telah memberikan restu dan doa, hingga para pegawai tersebut berhasil menjadi ASN.
Ade, salah satu ASN Lapas Kelas IIB Batang, setelah mengikuti prosesi tersebut, mengungkapkan rasa harunya, karena berhasil mewujudkan harapan orang tua.
Dia berharap selama menjalani karir sebagai ASN di lingkungan Lapas, kedua orang tua tetap sehat dan bisa mendampingi, sehingga ada penyemangat hidup, untuk mewujudkan harapan dan cita-cita.
“Saya ingin membelikan kedua orang tua rumah yang layak, karena sejak saya lahir sampai sekarang, kami tinggal di kontrakan. Semoga dimudahkan untuk membahagiakan kedua orang tua,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id, Rabu (22/3/2023).
Lina ibunda dari Ade, mengungkapkan rasa harunya ketika kedua kakinya dibasuh di hadapan tamu undangan.
“Seumur hidup belum pernah kaki saya dibasuh sama anak, jadi rasanya terharu akhirnya nangis. Semoga setelah diangkat jadi ASN perkejaannya sukses dan bisa membelikan rumah karena selama bertahun-tahun tinggal di kontrakan yang sederhana,” ujar dia.
Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Rindra Wardhana, mengatakan prosesi membasuh kaki ibu atau orang tua ini menjadi penting, karena pesan yang dibawa adalah untuk mengingatkan ke-14 ASN yang baru dilantik, bahwa kesuksesan mereka saat ini tidak terlepas dari ridha orang tua.
“Tanpa ridha kedua orang tua, mereka bukanlah siapa-siapa. Memang sebagian besar ASN banjir air mata, itu sebagai pengingat bahwa jerih payah mereka ke depan adalah untuk kebanggaan orang tua dan keluarga, jangan sampai berperilaku buruk,” katanya, usai menyaksikan prosesi pembasuhan kaki orang tua 14 ASN Lapas, di Aula Lapas Kelas IIB Batang, Kabupaten Batang, baru-baru ini.
Kegiatan serupa sebelumnya telah dilakukan kepada senior mereka. Dan dipastikan akan diagendakan rutin setiap tahunnya, bagi petugas Lapas yang telah resmi menjadi ASN.
“Manfaatnya bisa jadi pengikat batin mereka. Dan harus diingat bahwa ridha Allah tergantung pada ridha kedua orang tua, begitu pula murka Allah tergantung pada kemurkaan orang tua,” tegasnya. (HS-08)