HALO SEMARANG – Manchester United (MU) tak akan dijual dalam waktu dekat.
Sebab, Keluarga Glazer sebagai pemilik The Red Devil memilih untuk bermain tarik ulur.
Keluarga Glazer pernah menyatakan siap untuk melepas saham mayoritas Setan Merah ke pihak lain.
Sudah ada dua pihak yang serius untuk mengakuisisi MU, yakni pengusaha asal Inggris, Sir Jim Ratcliffe, dan investor dari Qatar, Jassim bin Hamad Al Thani.
Keduanya bahkan sudah mengonfirmasi secara terbuka soal proposal yang mereka ajukan untuk membeli klub Liga Primer Inggris itu.
Rencananya, kedua calon pemilik MU itu bakal bertemu dengan Raine Group, sebuah perusahaan investasi yang ditunjuk Keluarga Glazer untuk menjadi pihak ketiga.
Ratcliffe dan Al Thani nantinya perlu melakukan presentasi di hadapan Raine Group soal rencana pembelian saham mayoritas The Red Devils.
Namun, menurut laporan The Telegraph, Glazer Family kini berubah pikiran.
Awalnya, keluarga pengusaha asal Amerika Serikat (AS) itu menetapkan akhir April 2023 sebagai batas waktu maksimal.
Namun, mereka memundurkannya menjadi awal Juni 2023.
Pengunduran waktu tersebut merupakan pilihan yang paling realistis bagi Keluarga Glazer.
Pasalnya, proses penjualan sebuah klub biasanya baru akan benar-benar berhasil menjelang musim baru bergulir.
Akan tetapi, bisa saja mereka menarik MU dari pasar.
Sepertinya Glazer Family ingin mengeruk keuntungan sebesar-besarnya.
Karena itu, strategi tarik ulur mereka terapkan.
Padahal, para pendukung MU sudah muak dengan keberadaan Keluarga Glazer. (HS-06)