in

Tak Ada Bonus, Enggak Masalah

HALO SEMARANG – Luca Marini, pembalap tim Mooney VR46, tak mempermasalahkan soal ketiadaan bonus untuk sprint race pada MotoGP 2023.

Adik tiri Valentino Rossi itu mengambil sisi positif dan berusaha menikmati sprint race yang mulai digelar musim ini.

Keberadaan sprint race membuat beban kerja para pembalap dan tim jadi dua kali lipat dari biasanya.

Tahun ini mereka akan melakoni 42 balapan, meningkat drastis dari musim lalu yang hanya 20 lomba.

Meski sprint race digelar dengan format setengah dari balapan utama, lomba itu diyakini tetap akan menambah beban kerja semua orang.

Dorna Sports selaku penyelenggara menyatakan jika bonus untuk pembalap dan mekanik merupakan tanggung jawab tim.

Marini menuturkan lebih baik para pembalap dan tim mencoba untuk mempromosikan MotoGP sehingga mendapatkan sponsor plus dukungan dari penggemar.

Cara itu dinilai menjadi alternatif agar mendapatkan uang tambahan dengan keberadaan sprint race.

’’Ini adalah satu-satunya cara untuk memiliki banyak uang,’’ ujar Marini seperti dilansir dari Crash.

Pembalap dipastikan tak akan menerima bonus dari sprint race, bahkan jika berhasil meraih kemenangan.

Hal itu karena bonus sprint race rata-rata belum dibahas dalam kontrak antara pembalap dan tim.

’’Lebih banyak balapan akan lebih menyenangkan, jadi nikmati saja,’’ tegasnya.

Dulu rata-rata dari mantan pembalap sangat berharap bisa melakoni banyak balapan dalam satu tahun.

‘’Saya setuju dengan mereka. Pasti lebih menyenangkan juga bagi kami, karena kami ingin balapan,’’ ungkap pembalap asal Italia ini.

Dalam sesi tes pramusim, Luca tampil sangat cepat.
Dia berharap bisa membuat start bagus pada Grand Prix (GP) Portugal, 26 Maret mendatang. (HS-06)

Duel Bernuansa Masalah Pribadi

Tantangan Lakoni Dua Derby London