HALO SEMARANG – Tak mampu memanfaatkan banyak peluang emas, PSIS akhirnya harus puas ditahan imbang tamunya Persis dengan skor 1-1 di laga lanjutan Liga 1 2022/2023 di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, Jumat (17/2/2023).
Gol PSIS dicetak Septian David Maulana pada menit 80, sementara satu gol balasan Persis dicetak Irfan Jauhari pada menit 90. Sayangnya setelah mencetak gol balasan, Irfan Jauhari langsung terkena kartu merah, setelah mendapatkan akumulasi dua kartu kuning usai dirinya selebrasi berlebihan dengan membuka baju.
Di laga tersebut, PSIS benar-benar jauh dari keberuntungan karena banyak membuang peluang emas di depan gawang Persis. Setidaknya ada empat sampai lima peluang emas yang tak mampu diselesaikan menjadi gol oleh para pemain depan PSIS.
Pada babak pertama, PSIS banyak melakukan serangan dengan memanfaatkan kecepatan para pemainnya. Tuan rumah langsung mengancam Persis pada awal-awal laga lewat tendangan Septian David Maulana yang bisa digagalkan kiper Gianluca Pandeynuwu. Tiga menit berselang giliran Hari Nur Yulianto yang melesakkan tendangan keras, namun bisa diblok pertahanan Persis.
PSIS terus memberikan tekanan kepada Persis dengan memanfaatkan skill dan kecepatan pemain asingnya, Vitinho. Namun melalui skema serangan balik, Persis hampir unggul pada menit ke-28 jika tendangan kaki kiri Gavin Kwan Adsit dari dalam kotak penalti tidak membentur mistar gawang PSIS.
Pada menit ke-42 tim tamu kembali memberikan ancaman kepada tuan rumah. Kali ini melalui Ferdinand Sinaga yang tendangan voli kaki kirinya masih menyamping tipis di sisi kiri gawang PSIS.
Penyelamatan gemilang dilakukan kiper Persis, Gianluca Pandeynuwu pada menit ke-62, saat menepis tendangan Hari Nur Yulianto dari luar kotak penalti.
Paluang emas bagi PSIS juga didapat oleh pemain asing asal Jepang, Taisei Marukawa pada menit ke-69. Sayang tendangan keras kaki kanan Marukawa terbaca Gianluca dan berhasil menangkap bola itu.
Kerusuhan yang terjadi di luar stadion membuat pertandingan dihentikan pada menit ke-74 atau saat tersisa 16 menit. Di luar Stadion Jatidiri terjadi kerusuhan suporter PSIS dengan polisi lantaran dilarang masuk ke dalam stadion. Pada laga itu memang ada kebijakan dari kepolisian untuk melarang penonton masuk ke stadion atas alasan keamanan.
Asap gas air mata dari bentrok suporter dan pihak kepolisian itu pun masuk ke lapangan. Sebagai langkah pencegahan, wasit sejenak menghentikan permainan. Setelah beberapa saat, kemudian laga pun dilanjutkan.
PSIS memecah kebuntuan pada menit ke-80. Tim asuhan Muhammad Ridwan mendapatkan hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di kotak 16 besar. Wasit pun menunjuk titik putih akibat foul berat yang dilakukan oleh Sutanto Tan. Septian David Maulana yang menjadi eksekutor pun dengan dingin memanfaatkan peluang tersebut.
Selang beberapa menit, Persis gantian mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90. Memanfaatkan kelengahan para pemain belakang PSIS, Irfan Jauhari melesakkan tendangan keras yang mengarah ke pojok kiri gawang PSIS.
Malang bagi Persis, mereka harus bermain dengan 10 pemain usai gol itu. Irfan Jauhari melakukan selebrasi dengan membuka baju, hingga mendapatkan kartu kuning kedua.
Dengan hasil imbang ini, PSIS kini mengumpulkan 33 poin untuk duduk di posisi kedelapan klasemen Liga 1. Sementara itu, Persis ada di posisi ke-10 dengan koleksi 30 angka.(HS)