in

Seru-seruan, Peserta Fun Run Kawin Lari 7 K Dafam Hotel dengan Kostum Unik

Salah satu pasangan yang mengikuti Fun Run Kawin Lari 7K memperingati Hari Valentine atau hari kasih sayang di Hotel Dafam Semarang, Minggu (12/2/2023).

LANGIT pada Minggu (12/2/2023) pagi yang cerah di Kota Semarang membuat acara Fun Run Kawin Lari 7 K yang digelar Hotel Dafam Semarang (HDS) memperingati Hari Valentine tahun ini berlangsung meriah dan penuh keseruan. Di tengah cuaca bersahabat itu, sebanyak 300 orang atau 150 pasangan mengikuti even fun run yang dimulai pukul 06.00 WIB dengan start dari Hotel Dafam Semarang.

Uniknya, peserta mengikuti kegiatan dengan menggunakan berbagai macam kostum, ada yang mengenakan sarung dan daster, seragam sekolah, pengantin jawa, tokoh film joker, tokoh game online Mario Bros. Bahkan, kostum peri dan malaikat juga ada. Suasana romantis pun terlihat dari setiap pasangan saat tengah berlari, misalnya terlihat ada pasangan yang menggendong pasangannya dipunggung meski menggunakan sarung dan peci saat akan masuk garis finish.

Semua peserta berhasil mengikuti dari awal hingga finish dengan rute menyusuri Jalan Imam Bonjol, Jalan Empu Tantular, Jalan Tawang, Jalan Cendrawasih, lalu melewati Kota Lama Semarang, Jalan Pemuda dan Tugu Muda, serta kembali lagi ke Hotel Dafam.

Hadir saat pelepasan ratusan peserta yaitu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Wing Wiyarso dan didampingi General Manager Hotel Dafam Semarang, Roy Amazon.

Roy Amazon mengatakan, event kali ini diikuti sebanyak 300 peserta, atau 150 pasangan. Jumlah ini sesuai target yang ditentukan panitia. “Peserta tidak hanya dari Kota Semarang, tapi dari sekitar Kota Semarang, seperti Salatiga dan Kendal.

Peserta nantinya dinilai dari best kostum dan best couple. Tak hanya itu, peserta yang beruntung akan mendapatkan hadiah grandprize satu buah sepeda, dan hadiah menarik lainnya.

Dikatakan dia, kategori Best couple dinilai saat pasangan berlari berpegangan tangan, saling melempar senyuman, dan menampilkan sisi romantisnya.

“Rencananya ke depan Fun Run ini menjadi agenda rutin yang diadakan tiap tahun. Acara ini awal sebelum Dafam kembali menggelar kegiatan serupa yang lebih besar lagi,” terangnya, usai acara, Minggu (12/2/2023).

Dikatakan, kegiatan ini disambut antusias masyarakat. “Alhamdulillah, ternyata luar biasa sambutannya. Ke depan harapannya Fun Run ini jadi agenda tahunan di Dafam Semarang,” paparnya.

Acara Fun ini diharapkan juga bermanfaat dan menyehatkan masyarakat. “Pada Mei mendatang, kami akan menyiapkan event fun run yang lebih seru lagi. Adapun pasangan terbaik berhasil disabet dari Kota Semarang yang usianya di atas 50 tahun. Sebab, sepanjang berlari menciptakan suasana couple romantis. Sedangkan, best kostum diraih oleh rombongan komunitas mono run, tadi ada kostum pasangan peri, pasangan drakula, dan memakai seragam sekolah,” pungkasnya.

Salah satu peserta, Ibnu menyambut baik kegiatan Fun Run Kawin Lari 7 K yang digelar Dafam Semarang. Menurutnya, lari tidak harus mengejar cepat, namun bisa santai bersama pasangan dengan memakai kostum yang sama. “Jogging bareng pasangan juga perlu untuk kesehatan tubuh,” katanya.

Dia mengaku, ide memakai sarung dan daster bersama pasangan, terinspirasi dari lagu berjudul ‘Mendung Tanpo Udan’ dipopulerkan penyanyi asal Yogyakarya Ndarboy Genk. “Saya sengaja cari kostum yang simple, bisa diambil dari perlengkapan yang ada di rumah, peci, sarung dan daster. Tapi bisa untuk seru-seruan,” imbuhnya.

Dirinya menambahkan, untuk persiapan acara Fun Run ini dia sering jogging bersama komunitas. “Kalau lari rutin sepekan tiga kali, tiap hari Rabu bersama komunitas Mono Run di TLJ, kadang nambah lari hari Sabtu dan Minggu. Sehingga tidak kaget lagi, apalagi event ini tidak mengejar juara tercepat, tapi di sini cari best couple dan best kostum. Jadi kita pakai kostum yang dianggap unik dan menarik,” jelasnya.

Diharapkan, event lari ini bisa rutin dilakukan dengan tema lainnya. “Kalau bisa menggandeng lebih banyak lagi komunitas lari di Kota Semarang,” harapnya.(HS)

Satlantas Purbalingga Gelar Pelatihan Keselamatan Berkendara pada Peserta Diklatsar Garda Fatayat NU

Puluhan Peserta Ikuti Selekda Balap Sepeda Pra-PON Jateng di Kendal