HALO SEMARANG – Wakil Presiden (Wapres), Ma’ruf Amin, menyatakan Indonesia akan segera mengirimkan misi bantuan kemanusiaan, untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban gempa Turki dan Suriah.
Gempa Turki dan Suriah dengan magnitudo 7.8, terjadi Senin, 6 Februari 2023, dan diberitakan telah menewaskan ribuan orang, serta meratakan bangunan-bangunan di wilayah terdampak.
Penjelasan tentang misi bantuan untuk korban gempa Turki dan Suriah tersebut, disampaikan Wapres RI, dalam keterangan pers setelah meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industri Java Integrated dan Industrial Port Estate (JIIPE) di Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur, belum lama ini.
“Tadi juga dengan Presiden kita bicara-bicara bersama dengan Pak Menhan Prabowo, kita akan segera mengirim misi bantuan,” kata Wapres, seperti dirilis wapresri.go.id.
Lebih lanjut Wapres menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan.
“Di dunia ini memang harus saling membantu. Itu sudah menjadi tradisi kemanusiaan,” papar Wapres.
“Dan itu bagian dari tanggung jawab internasional kita,” tambahnya.
Wapres pun mencontohkan bahwa hal yang sama pernah dilakukan juga oleh Turki terhadap Indonesia saat terjadinya bencana tsunami di Aceh.
“Turki itu kan dulu ketika tsunami terjadi di Aceh, dia juga paling awal ikut membantu,” imbuh Wapres.
Untuk itu, menutup keterangan persnya, sekali lagi Wapres menekankan bahwa Indonesia akan segera mengirimkan bantuan ke Turki dan mengharapkan peran aktif dari lembaga-lembaga kemanusiaan di Indonesia untuk berkontribusi dalam misi ini.
“Saya harapkan nanti BAZNAS bisa juga mengambil peran untuk itu,” kata dia.
Mendampingi Wapres pada konferensi pers kali ini, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Direktur Utama PT. Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) Bambang Soetiono, Presiden Direktur PT. AKR Corporindo Tbk Haryanto Adikoesoemo, serta Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia Tony Wenas. (HS-08`)