HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Kelautan dan Perikanan menyalurkan bantuan beras kepada para nelayan yang terdampak paceklik akibat cuaca ekstrem, di beberapa titik, Kamis (19/1/2023).
Masa paceklik adalah masa dimana nelayan tidak bisa melaut akibat cuaca buruk, yang terjadi antara bulan Desember – Januari.
Sekretaris KUD Mina Jaya Kendal, Siddiq Wibowo mengatakan, pembagian beras paceklik nelayan diwakili oleh Kordinator Tempat Pelelangan Ikan (TPI) beserta Rukun Nelayan di masing – masing wilayah.
Dijelaskan, untuk mendapatkan bantuan beras paceklik ada persyaratan yang harus dipenuhi nelayan. Yaitu nelayan yang menjual hasil tangkapan ikannya di TPI.
Karena menurutnya, bantuan ini berasal dari dana retribusi yang dihimpun oleh KUD Mina Jaya. Ada dua dana yang disimpan, yaitu dana saving dan dana paceklik.
“Kami selaku KUD Mina Jaya Kendal, memastikan beras terdistribusi dengan aman dan baik, serta jumlah sesuai dengan kebutuhan di masing masing wilayah,” jelas Wowok sapaan akrabnya.
Dirinya juga menyebut, untuk pembagian di masing-masing wilayah. Yaitu di TPI Tawang, TPI Sendang Sikucing, TPI Tanggul Malang, TPI Bandengan dan TPI Karangsari.
Total bantuan beras paceklik yang disalurkan sebanyak 2.400 paket. Untuk masing-masing nelayan mendapatkan 5 – 30 kilogram, tergantung jumlah lelang yang diikuti.
“Untuk pembagian beras paceklik menunggu jadwal dan pembahasan teknis. Karena jumlahnya berbeda masing-masing wilayah. Contoh Bandengan, itu sedikit yang kita bagikan. Karena sedikit nelayan yang jual di TPI,” imbuh Wowok.
Sementara itu Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kendal, Triono mengatakan, beras paceklik merupakan hak para nelayan. Khususnya yang melelang atau menjual ikannya di TPI.
Saat ini dari sekitar 12 ribu jumlah nelayan di Kendal, baru sekitar dua ribu yang melakukan lelang ikan hasil tangkapannya di TPI.
“Itu kan sudah menjadi hak mereka (nelayan-red). Yang melelang ikannya di TPI, karena itu juga tabungan mereka. Harapannya semua nelayan bisa melelangkan ikan hasil tangkapannya di TPI,” ungkapnya. (HS-06).