in

Bupati Blora Minta Pembangunan Dimulai Lebih Awal

Bupati Blora Arief Rohman dan Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati, meresmikan jalan yang pembangunannya baru selesai akhir 2022. Selain meresmikan jalan, diserahkan pula Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD 2023, kepada seluruh Kepala (OPD), baru-baru ini. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Bupati Blora, Arief Rohman meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), terutama DPUPR, agar pada 2023 ini dapat lebih awal dalam melaksanakan pembangunan jalan.

“Kami minta lelang-lelang proyek yang bisa dilaksanakan lebih awal, segera dilakukan. Pembangunan harus dilakukan lebih awal, utamanya pembangunan perawatan jalan raya. Jangan sampai jendol di akhir tahun. Tinggalkan kebiasaannya lama..!! Apalagi Lebaran semakin maju. April nanti sudah lebaran,’’ tegas Bupati, di sela-sela penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD 2023 kepada seluruh Kepala (OPD), baru-baru ini.

Bupati minta minta DPUPR segera melaksanakan tender. Kerusakan yang ringan agar bisa segera diperbaiki dengan anggaran perawatan.

Arief Rohman juga mengatakan, saat ini melalui berbagai media, masyarakat banyak menyampaikan harapan agar pembangunan terus berlanjut.

Untuk itu, Bupati meminta OPD untuk responsif memberikan tanggapan, dan menjelaskan tahapan pembangunan yang sedang disusun pemerintah.

Segera Dibangun

Sementara itu dalam acara penyerahan DPA, dilakukan pula penandatanganan kontrak sebagai tanda dimulainya pembangunan 2023.

Salah satunya penandatanganan kontrak proyek pembangunan jalan Kabupaten ruas Kunduran – Todanan, yang akan segera dilaksanakan pada Januari ini.

“Alhamdulillah sudah ada proyek pembangunan jalan yang bisa kita mulai awal. Salah satunya ini ruas Kunduran – Todanan,” kata Arief Rohman, seperti dirilis blorakab.go.id.

Menurut dia, kondisi jalan tersebut kini rusak di banyak bagian, dan sebelum Lebaran diharapkan sudah selesai diperbaiki.

“Januari ini akan segera dimulai pembangunan nya. Kita berharap proyek lainnya juga terus mengikuti,” kata Arief.

Terpisah, Kepala DPUPR Blora, Samgautama Karnajaya, menyampaikan untuk pembangunan jalan kabupaten ruas Kunduran – Todanan tahun 2023 ini, melanjutkan pembangunan tahun 2022.

“Kali ini dengan anggaran sekitar Rp 28 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD 2023. Pembangunan ruas jalan lainnya juga sedang kita siapkan dokumennya, agar bisa segera dilakukan tender,” kata Samgautama.

Diketahui, penyerahan DPA 2023 tersebut dilakukan di Balai Desa Panolan, Kecamatan Kedungtuban yang dirangkaikan dengan peresmian sejumlah proyek pembangunan 2022.

Salah satunya peresmian Jalan Panolan – Ketuwan, dan Panolan – Klagen yang baru selesai dibangun akhir Desember lalu.

Dengan didampingi Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati dan Sekda Komang Gede Irawadi, Bupati Blora menyerahkan DPA secara bergantian kepada masing-masing Kepala OPD, sekaligus menandatangani pakta integritas untuk melaksanakan program pembangunan 2023 yang baik, berintegritas, dan jauh dari KKN.

Kepada seluruh Perangkat Daerah, Bupati berterima kasih atas pelaksanaan pembangunan 2022. Pihaknya meminta agar seluruh OPD bisa lebih kompak lagi untuk peningkatan kualitas pembangunan di 2023 yang akan segera dimulai.

Selain menyerahkan DPA, Bupati juga menerima hibah bangunan eks Kampus Poltekkes Kemenkes Semarang Kampus IV (Akper), yang menempati tanah Pemkab Blora di depan GOR Mustika. Lahan dan gedung ini menurut Bupati akan digunakan untuk perluasan dan peningkatan pelayanan RSUD dr. R. Soetijono Blora.

Bupati Arief juga menyerahkan piagam untuk Pemkab Bojonegoro, dan mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro, atas bantuan keuangan 2022 sebesar 34 miliar yang telah selesai digunakan untuk membangun 4 ruas jalan kabupaten penghubung Bojonegoro bagian barat menuju Bandara Ngloram. Salah satunya jalan di Desa Panolan ini.

“Terima kasih, maturnuwun sanget untuk Ibu Bupati Bojonegoro dan DPRD Bojonegoro yang tahun 2022 kemarin telah memberikan bankeu untuk mendukung pembangunan jalan di Kabupaten Blora. Manfaat nya sudah dirasakan masyarakat. Semoga sinergi Blora dan Bojonegoro ini bisa terus ditingkatkan untuk membangun kemajuan kawasan Cepu Raya,” lanjut Bupati.

Dirinya juga menyampaikan bahwa 2023 ini nanti tahapan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendung Gerak Karangnongko di perbatasan Mendenrejo Blora dengan Ngelo Bojonegoro juga akan dimulai.

“Manfaatnya juga untuk Bojonegoro dan Blora. Meskipun nantinya secara hitungan irigasi lebih banyak di Bojonegoro. Namun kita sudah ikut dibantu Bojonegoro untuk membangun jalan. Sinergi kebersamaan ini yang terus akan kita dorong,” lanjutnya.

Sementara itu,  Kepala BPKAD Bojonegoro, Luluk Alifah yang hadir mewakili Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Blora, yang terus bersinergi dengan Bojonegoro, dalam rangka membangun kawasan bersama.

“Terima kasih atas kerjasamanya yang baik. Semoga Bojonegoro dan Blora bisa terus bersinergi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya singkat.

Tampak hadir Ketua DPRD Blora, Kapolres Blora, Forkopimcam Kedungtuban, para Kades se Kecamatan Kedungtuban, dan tokoh masyarakat sekitar. (HS-08)

Bantu Korban Banjir di Pati, Mensos Datangi Daerah Terisolasi

Kukuhkan Pengurus MUI Klaten, Kiai Daroji Ingatkan Persatuan Ulama dan Umara