HALO KENDAL – Pasca-banjir yang melanda Kabupaten Kendal, beberapa harga kebutuhan pokok yang sempat mengalami kenaikan, kini kembali normal. Hal ini terpantau di Pasar Kendal, Jumat (6/1/2023).
Para pedagang Pasar Kendal juga mengaku, beberapa hari lalu, khususnya di pasar sebelah barat terendam banjir.
Seperti diungkapkan salah seorang pedagang di Pasar Kendal, Sunarti (57), warga Kelurahan Balok Kendal.
Sunarti yang berjualan sayuran, buah-buahan dan bumbu dapur tersebut mengaku, di tempatnya berjualan banjir setinggi lutut orang dewasa.
“Ya karena waktu itu hujan terus menerus beberapa hari, pasar Kendal sebelah barat ini jadi banjir. Kios saya saja kemasukan air setinggi dengkul orang dewasa,” ungkapnya.
Akibat banjir, sehingga berpengaruh kepada kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok. Seperti dikatakan pedagang Pasar Kendal, Siti rohmah, asal Banyutowo Kendal.
Menurutnya, saat banjir harga beberapa kebutuhan pokok naik. Yang paling signifikan adalah cabai galak mencapai Rp 65 ribu per kilogram.
“Namun sekarang sudah normal kembali menjadi Rp 50 ribu per kilogram. Cabai merah yang tadinya mencapai Rp 50 ribu, turun kembali menjadi Rp 35 ribu rupiah per kilogram,” ujar Siti Rohmah.
Sementara, lanjutnya untuk harga bawang merah, yang sebelumnya Rp 40 ribu ribu kini turun menjadi Rp 30 ribu per kilogram.
Sedangkan pedagang sayuran lainnya, Konariah (60) mengaku, saat banjir kemarin kiosnya kemasukan air setinggi mata kaki.
Meski begitu, dirinya tetap berjualan selama banjir. Dikatakan, pasca-banjir, ada beberapa harga barang yang sudah kembali normal dan stabil.
Dibeberkan, untuk harga wortel, dari Rp 8 ribu, turun kembali menjadi Rp 7 ribu per kilogram. Harga kol dari Rp 9 ribu, turun kembali menjadi Rp 8 ribu per kilogram
“Kalau semua laku, kecuali wortel. Saya dua hari saja tidak laku. Padahal kalau hari biasa, 30 kilogram habis dalam sehari. Alhamdulillah ini sudah normal lagi,” ujar Konariah. (H-06)