in

Retribusi Wisata 2022 di Kabupaten Batang Tembus Rp 3,8 Miliar

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang, Yarsono. (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang meraup miliaran rupiah pendapatan asli daerah (PAD) dari hasil retribusi empat objek wisata milik Pemkab, selama 2022.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang, Yarsono mengatakan pihaknya berhasil meraup pendapatan Rp 3,875 miliar, atau melebihi target yang ditetapkan sebesar Rp 3,843 miliar.

“Angka itu sedikit melebihi target yaitu Rp 3,843 miliar. Persentasenya 100,8 persen atau sebesar Rp 3,843 miliar,” kata dia, Selasa (3/1/2023), seperti dirilis batangkab.go.id.

Seperti diketahui, Pemkab Batang memiliki sejumlah objek wisata, yakni Pantai Sigandu, Pantai Ujungnegoro, THR Kramat dan Bandar Ecopark.

Sedangkan capaian retribusi Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pada Minggu, 1 Januari 2023 yaitu Rp 42,805 juta dengan total jumlah pengunjung sebanyak 8.561 orang.

“Jumlah wisatawan pada awal tahun di masing-masing objek wisata meningkat 75 persen. Kenaikan itu dibandingkan dengan hari Minggu di luar hari besar,” jelasnya.

Dari total pengunjung 8.561 dengan rincian objek wisata Pantai Sigandu mencapai 6.375 orang, Bandar Ecopark sejumlah 1.068 pengunjung, dan Pantai Ujungnegoro sebanyak 1.118 jiwa.

“Nilai retribusi Rp 5 ribu per orang. Jadi dalam sehari itu, Pemkab Batang mendapat Rp 42,805 juta,” ungkapnya.

Untuk jumlah wisatawan yang mendatangi tempat wisata selain milik Pemkab Batang di libur Nataru, dalam sehari mencapai 29.282 orang.

“Jumlah itu gabungan dari destinasi lain yaitu Pagilaran, Forest Kopi, Pantai Celong, Pantai Jodo, Taman Safari Beach Jateng dan sebagainya,” ujar dia. (HS-08)

Cegah Stunting, 1.250 Kader PKK di Cilacap Ikuti Latihan Memasak

Kondisi Tubuh Melemah, Pengungsi Banjir di Batang Demam hingga Diare