HALO KENDAL – Nekat melaut saat cuaca ekstrem, tiga nelayan warga Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal yang dikabarkan hanyut diterjang ombak besar, berhasil menyelamatkan diri, Kamis (29/12/2022).
Ketiga nelayan yang diketahui bernama Sutikno (45) sebagai jurumudi bersama dua anak buah kapal (ABK) lainnya yakni, Arifin (50) dan Warsono (43) yang kesemuanya warga Desa Gempolsewu, berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang hingga ke bibir Pantai Sendang Sikucing, Rowosari.
Kepala Desa Gempolsewu, Charmadi menjelaskan, musibah yang menimpa warganya ini terjadi pada Kamis (29/12/2022), sekira pukul 08.10 WIB di Muara Pantai Sendang Sikucing.
“Meskipun perahu mereka terbalik dan tenggelam diterjang ombak, Alhamdulillah nelayan warga kami semua selamat,” jelasnya, Kamis sore (29/12/2022).
Charmadi mengatakan, ketiga nelayan itu berangkat pergi melaut sekitar pukul 04.00 WIB. Sesampainya di tengah laut, hempasan ombak kian tak bersahabat. Akhirnya, mereka memutuskan untuk kembali ke daratan, meski saat perjalanan pulang kondisi ombak semakin besar.
“Ketika jarak sekitar satu kilometeran dari pantai, perahu mereka terbalik diterjang ombak dan angin kencang. Merekapun terlempar ke laut dan perahu akhirnya tenggelam,” bebernya.
Charmadi menambahkan, ketiga warganya berhasil selamat, namun kondisinya dipenuhi luka memar di sekujur tubuh. Para korban pun ditolong sejumlah warga yang berada di Pantai Sendang Sikucing.
“Tiga korban ini semuanya pekerja. Karena perahu jenis Sopek yang digunakan melaut bukan milik mereka, tapi milik Sukarto yang juga warga Gempolsewu,” terangnya.
Charmadi mengungkapkan, ketiga warganya tersebut nekat pergi melaut karena desakan ekonomi. Pasalnya sudah beberapa pekan kondisinya paceklik dan banyak nelayan tanpa pendapatan akibat tak bisa melaut.
“Ya mau gimana lagi. Di rumah mereka, sudah tidak ada barang untuk dijual demi memenuhi kebutuhan sehari-hari. Akhirnya nekat melaut,” ungkapnya.
Sementara terkait perahu yang tenggelam, Charmadi menyampaikan bahwa perahu tersebut akhirnya berhasil menepi ke pesisir pantai karena terdorong ombak.
Warga pun bergegas membantu menarik perahu ke pantai. Semuanya yang melihat turun ke lokasi dan membantu menarik perahu yang kondisinya rusak parah.
“Selain itu, menurut para korban, tiga set jaring dan seluruh peralatan yang ada di perahu tersebut juga ikut hilang. Diperkirakan kerugian atas musibah ini mencapai puluhan juta rupiah,” pungkas Charmadi.(HS)