HALO BLORA – Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jawa Tengah, Dyah Lukisari, mengapresiasi Pemkab Blora yang aktif dan rutin melaksanakan gerakan pangan murah.
Tak hanya mengurangi dampak inflasi, kegiatan seperti ini, menurut dia dapat mendukung kestabilan pasokan dan harga, serta bermanfaat bagi para petani.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jawa Tengah, Dyah Lukisari, saat menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah, di Kantor Kecamatan Cepu, Kamis (24/11/2022).
Kegiatan ini diselenggarakan Dishanpan Jawa Tengah, bersama Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora dan Bapanas RI.
“Blora ini termasuk daerah di Jawa Tengah yang aktif melakukan gerakan pangan murah setiap hari Jumat, dalam catatan kami ini yang aktif seperti Kota Semarang, Blora, dan ada lagi di Sukoharjo,” kata Dyah, seperti dirilis blorakab.go.id.
Kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar kali ini, merupakan salah satu upaya dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan dan harga pangan, sekaligus mengendalikan dampak inflasi.
Dalam kegiatan pangan murah, disediakan berbagai komoditas pangan strategis, seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging, bawang merah, bawang putih, dan cabai merah keriting.
Disediakan pula bahan pangan lainnya dengan harga yang cukup murah, seperti sayuran, buah, dan makanan olahan.
Aneka produk pangan olahan tersebut antara lain dijual oleh sejumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Gerakan pangan ini juga melibatkan BUMN, BUMD, perusahaan swasta, Gapoktan, UMKM Kabupaten Blora, dan lainnya.
Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Blora, melalui dinas terkait, akan terus berperan aktif dalam mengendalikan dampak inflasi di daerah, salah satunya berkaitan dengan sektor pangan.
Menurut Wabup, ketahanan pangan dan inflasi di Kabupaten Blora ini cenderung stabil, dibandingkan kabupaten sekitarnya. Hal ini antara lain karena ada kegiatan pasar pangan murah.
“Salah satunya ini, bagaimana kami tidak hanya mengatasi dampak inflasi, ini juga bagaimana untuk menstabilkan harga itu yang terpenting,” terang Wabup yang akrab disapa Mbak Etik.
Dikatakan Wabup, bahwa Pemkab Blora akan siap melaksanakan dan mendukung program-program dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Blora, khususnya berkaitan dengan ketahanan pangan dan pengendalian dampak inflasi.
Setelah kegiatan pengarahan, Wakil Bupati bersama dengan Kepala Dishanpan Jateng, Ketua TP PKK Kabupaten Blora, meninjau masing-masing stan bazar pangan murah yang ada. Nampak masyarakat Cepu dan sekitarnya antusias berbelanja di lokasi bazar.
Salah satunya adalah Eni, ibu rumah tangga asal Kelurahan Cepu tersebut sengaja datang ke lokasi Bazar Pangan Murah, untuk berbelanja kebutuhan pokok.
“Tadi saya beli beras, gula, minyak goreng, bagus ada kegiatan ini, tadi saya beli juga harganya juga terjangkau,” ungkapnya sesuai berbelanja.
Dalam kegiatan tersebut Dinas P4 Kabupaten Blora juga menghadirkan sekitar 200 paket sembako kepada masyarakat dengan harga yang terjangkau. Hadir pada kegiatan kali ini Wakapolres Blora, Danramil Cepu, Kepala DP4 Blora. Camat dan Forkopimcam Cepu, serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora (HS-08).