HALO KENDAL – Dalam rangka penanganan kejadian bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Kendal, Puskesmas Brangsong 2 menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal menggelar simulasi penanganan bencana alam, Rabu (16/11/2022).
Simulasi yang menggambarkan kejadian bencana angin puting beliung ketika hujan dan terjadi banjir, diikuti seluruh pegawai Puskesmas Brangsong 2 yang berjumlah sekitar 86 orang.
Kepala Puskesmas Brangsong 2, Sri Rochayati mengatakan, dengan pelatihan penanganan bencana ini diharapkan semua pegawai bisa mengantisipasi dan melakukan langkah-langkah yang harus dilakukan sesuai prosedur yang benar.
Dirinya berharap, seluruh pegawai bisa melakukan tindakan pencegahan dan mengatasi kondisi dengan benar, sehingga bisa meminimalisir jumlah korban.
“Kerja sama dengan BPBD Kendal dalam melakukan simulasi penanganan bencana, harapannya agar semua pegawai bisa mengantisipasi bencana dan penanganan ketika terjadi bencana, sehingga korban bisa ditangani dengan baik,” harap Sri Rochayati.
Dijelaskan, Puskesmas Brangsong 2 sudah memiliki tim tanggap bencana, yang berperan aktif dalam penanganan bencana. Tim tanggap bencana merupakan tim yang sudah terlatih.
Sementara Koordinator Bidang Bencana, BPBD Kendal, Khairul Huda mengatakan, pelatihan ini berkaitan dengan manajemen penanganan bencana. Ia juga berharap, supaya semua pegawai mengetahui prosedur, siklus maupun tata cara penanganan bencana yang benar.
“Pelatihan manajemen penanganan bencana tadi dimulai dengan pemberian materi, kemudian melakukan simulasi ketika terjadi bencana,” ungkapnya.
Khairul Huda menegaskan, yang harus diperhatikan bagi seluruh pegawai adalah mengetahui struktur gedung dan titik kumpul yang aman. Menurutnya, hal itu penting supaya ketika terjadi bencana, maka sudah mengetahui jalur dan lokasi-lokasi untuk berlindung.
“Semua pegawai instansi manapun harus mengetahui struktur bangunan dan lokasi-lokasi titik kumpul saat bencana banjir dan angin puting beliung. Sehingga bisa segera menyelamatkan diri di tempat yang aman,” tandasnya.(HS)