HALO SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Wahyu ‘Liluk’ Winarto memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Semarang bersama pihak swasta yang terus berkolaborasi untuk memperindah Ibu Kota Jawa Tengah dengan pembangunan taman sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) bagi masyarakat. Seperti terhadap salah satu pembangunan RTH di Taman Nol Kilometer Jalan Pemuda Semarang, tepatnya di depan Gedung Keuangan Negara I Semarang yang baru-baru ini telah digroundbreaking.
Liluk, sapaan akrabnya menambahkan, pihaknya mendukung penuh jika RTH dibangun dengan kerjasama dengan pihak ketiga.
“Karena RTH di Kota Semarang perlu sentuhan dari berbagai pihak untuk makin memperindah pemandangan Kota Semarang, kalaupun ada pihak ketiga yang ingin membantu dengan CSRnya, Pemkot Semarang sangat terbuka,” terangnya, Jumat (4/11/2022).
Liluk juga berharap dengan adanya taman yang makin cantik di Kota Semarang seperti sekarang dan lebih bagus, akan membuat estetika atau wajah kota lebih menarik.
“Ini menjadi sisi positif, dari segi keindahan bisa menambah masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya tertarik untuk datang, berkunjung merasa lebih senang dan nyaman karena melihat kota lebih bagus dan hijau,” imbuhnya.
Liluk juga mengimbau, peningkatan RTH di Kota Semarang masih perlu ditingkatkan lagi, sesuai arahan dari Plt Walikota yang mengungkapkan masih banyak RTH yang butuh perbaikan. Sehingga jika ada pihak ketiga yang peduli bisa memperbaiki atau memperindah di bidang infrastruktur taman.
“Itu luar biasa. Tentunya DPRD akan mendukung penuh kerjasama tersebut, antara Pemkot Semarang dan pihak ketiga untuk membangun kota Semarang,” pungkas Liluk.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Ali mengatakan, pembangunan Taman Nol Kilometer ini dibantu dari anggaran CSR pihak swasta. Taman seluas sekitar 1.300 meter persegi ini nantinya dikonsep menjadi salah satu taman aktif di Kota Semarang, dengan anggaran pembangunan sebesar Rp 1,5 Miliar.
“Setelah acara groundbreaking pembangunan Taman Nol Kilometer, ditargetkan akan rampung pengerjaannya selama empat bulan kedepan. Harapannya, pengerjaan taman akan segera selesai lebih cepat sehingga sebelum tahun Baru 2022 menuju 2023 sudah bisa dimanfaatkan masyarakat,” katanya. (HS-06)