in

Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung Penguatan Ekonomi Kreatif Melalui Digitalisasi

Sosialisasi Non Perda DPRD Jateng di Banaran, Grabag, Kabupaten Magelang, Jumat (30/09/2022).

HALO MAGELANG – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, dalam Sosialisasi Non Perda di Banaran, Grabag, Kabupaten Magelang, mengungkapkan dukungannya terhadap penguatan bidang ekonomi kreatif melalui digitalisasi.

Di era yang serba digital seperti sekarang, Menurut Heri, jika masih menggunakan pola peningkatan ekonomi secara tradisional saja, maka hanya akan stagnan saja. Hal ini karena digitalisasi semestinya dipelajari dan dimanfaatkan dengan antusias.

“Era berubah, peluang tentu mengikuti. Era digital ini tidak dapat di biarkan apalagi ditentang,” ungkap Heri, Jumat (30/09/2022).

Lebih lanjut, dukungannya dalam hal ini adalah mulai dari ajakan untuk kesadaran dan upaya bangkit untuk perbaikan hidup ke depan, meskipun masyarakat daerah seperti di Wonosobo yang berada jauh dari pusat modernitas.

Senada dengan Heri, Djoni Kristianto, aktivis gerakan pemuda Jawa Tengah mengungkapkan, niat adalah yang utama dalam menjalani kehidupan di era digital, tentunya niat dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat.

“Niat untuk ikut terlibat, berperan, update, kesemuanya untuk mengambil peluang sebagai bentuk semangat hidup yang lebih baik,” ungkapnya.

Sosialisasi Non Perda DPRD Jateng di Banaran, Grabag, Kabupaten Magelang, Jumat (30/09/2022).

Dalam Sosialisasi Non Perda yang mengambil tema “Membangun Ekonomi Kreatif Berbasis Digitalisasi di Kabupaten Magelang” ini, para peserta terlihat aktif untuk merespon agenda perbaikan melalui ekonomi kreatif era digital.

Puguh, salah satu peserta mengatakan ia masih perlu terobosan-terobosan dan pendidikan ekonomi digital agar semakin mengerti atau memahami lebih dalam terkaitb penguatan ekonomi kreatif berbasis digital.

“Antusiasme ada, namun yang kami butuhkan ada skema baru yang tidak normatif, namun praktik yang akan kami ketahui polanya,” katanya.

Ekonomi kreatif dalam pembahasan ini seperti halnya pembuatan produk digital, pemasaran digital, dan komunitas ekonomi digital yang akan semakin menghidupkan ekonomi yang sedang diupayakan masyarakat.(HS)

Di Semarang, Jumlah Pendaftar Panwascam Terbanyak dari Wilayah Kecamatan Tembalang dan Pedurungan

Selesaikan Kasus Perundungan, MTsN 1 Kota Malang Tak Selalu Libatkan Orang Tua Siswa