HALO PATI – Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro menekankan pentingnya upaya komprehensif, untuk penanganan banjir di Kayen, yang terjadi Kamis (14/10/2022) lalu.
Menurut dia, banjir bandang tersebut tak sekadar akibat curah hujan yang tinggi, melainkan juga perubahan tata guna lahan di kawasan hulu daerah aliran sungai (DAS) hingga sedimentasi yang tinggi di badan sungai.
Penjelasan Pj Bupati Pati tersebut, disampaikan setelah bersama Muspika Kayen, meninjau lokasi banjir bandang.
“Saya bersama Camat dan Muspika Kayen, mencoba mengecek penyebab banjir yang terjadi tadi malam di wilayah Kayen,” kata Pj Bupati, seperti dikutip dari patikab.go.id, Sabtu (15/10/2022)
Walaun banjir segera surut, namun pihaknya tetap mencari informasi mengenai penyebab dan solusi dari bencana tersebut.
“Kami coba cari solusi penyebabnya apa. Ternyata penyebabnya harus ditangani secara komprehensif. Karena di satu sisi di atas dulu banyak hutan, sekarang sudah beralih fungsi. Lalu berikutnya adalah terkait kondisi sungai dan saluran drainase,” imbuh Henggar.
Pj Bupati juga mengatakan bahwa kondisi sungai saat ini penampangnya sudah sangat sempit dan banyak sedimentasi.
“Maka perlu penanganan secara komprehensif. Saya juga perlu berkoordinasi dengan pihak terkait, baik di tingkat provinsi maupun BBWS tingkat pusat. Mudah-mudahan bisa mendapatkan penanganan komprehensif sehingga dalam jangka pendek nanti sudah mampu mengatasi banjir skala kecil dulu”, terangnya.
Kalau untuk skala besar, imbuh Henggar, perlu dilakukan reboisasi untuk mencegah bencana serupa terulang.
“Ya, dengan reboisasi yang di atas, mungkin baru bisa mengatasi secara keseluruhan. Tapi tentunya butuh kajian menyeluruh dulu nanti baru kita tau dan bisa melangkah seperti apa. Dan terkait kondisi ini, tentu akan segera saya laporkan di tingkat provinsi,” kata dia. (HS-08)