HALO SEMARANG – Chelsea menunjukkan perbaikan performa di bawah arahan manajer Graham Potter.
The Blues kini lebih kuat saat bertahan dan memiliki barisan penyerang yang tajam.
Potter ditunjuk menjadi manajer Si Biru sejak 8 September lalu.
Pria 47 tahun itu menggantikan Thomas Tuchel yang dipecat.
Sudah lima pertandingan dijalani Potter dengan hasil empat kali menang dan sekali seri.
Klub London ini juga memperlihatkan produktivitas gol yang mengesankan.
Tercatat 11 gol yang dicetak Mason Mount dan kolega.
Di bawah polesan Graham, Si Biru menuju ke arah yang benar.
Striker Pierre-Emerick Aubameyang menjadi pemain Chelsea yang paling tajam di bawah besutan Potter.
Penyerang tengah asal Gabon itu menghasilkan tiga gol dari lima laga.
Auba membuktikan bukan pembelian yang salah.
Dia diambil Tuchel dari klub raksasa Spanyol, Barcelona.
Kendati berusia 33 tahun, kegarangan Auba masih terjaga.
Jam terbang tinggi membuat Pierre lebih tenang dalam mengatasi tekanan.
Auba sudah mengarungi kompetisi di Prancis, Jerman, Spanyol, dan Inggris.
Dia juga pernah membela tim sekota Chelsea, Arsenal.
Bersama Arsenal, Pierre tampil 163 kali dengan torehan 92 gol dan 21 asis.
Auba memang tua-tua keladi, makin tua makin jadi. (HS-06)