in

Wabup Grobogan Minta Guru BK Aktif Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Sekolah

Wakil Bupati Grobogan, Bambang Pujiyanto. (Foto : setda.grobogan.go.id.)

 

HALO GROBOGAN – Wakil Bupati Grobogan, Bambang Pujiyanto meminta para guru bimbingan dan konseling (BK) di wilayahnya, berperan aktif mencegah penyalahgunaan narkoba di sekolah.

Dengan beragam metode, Guru BK diharapkan secara massif mampu memberikan informasi dan pemahaman kepada siswa didik, tentang bahaya penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan dan dampak negatif bagi penggunanya.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Grobogan, Bambang Pujiyanto, dalam Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, yang digelar Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Grobogan.

Sosialisasi diikuti para Guru BK dan Siswa SLTP/MTS, di Gedung Riptaloka Setda Grobogan, Rabu (21/9/2022).

Menurut dia, salah satu fungsi BK, memang memberikan edukasi tentang bahaya narkoba.

“Salah satu fungsi bimbingan dan konseling adalah upaya pencegahan, yakni suatu upaya untuk melakukan Edukasi kepada para siswa akan bahaya Narkoba. Sehingga dapat di ketahui peran dan upaya guru pembimbing dalam mencegah adanya penyalahgunaan narkotika sangatlah penting,” kata dia, seperti dirilis setda.grobogan.go.id.

Menurut dia, bahwa para remaja dan pelajar, relatif rentan terhadap penyalahgunaan narkoba.

Hal ini karena usia remaja, secara psikologis belum matang dan masih tahap pencarian jati diri. Drai segi fisik, mereka juga sedang tumbuh dan enerjik

“Itulah sebabnya, mereka (remaja) mudah dipengaruhi, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, sering ikut-ikutan, ingin menjadi seseorang yang tampil berani, suka sensasi, tantangan dan suka mengambil jalan pintas. Bahkan, terkadang kondisi frustasi dijadikan sebagai alasan pembenar untuk memilih jalan yang sangat tidak baik dengan menyalah gunakan narkoba tersebut,” kata dia.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, dia berharap dapat memberikan dampak positif bagi seluruh peserta, untuk ikut memerangi penyalahgunaan narkoba.

“Selanjutnya mereka mampu menjadi contoh, panutan dan duta anti narkoba di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitarnya,” kata Wakil Bupati Grobogan, Bambang Pujiyanto dalam sambutannya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Grobogan, Mokamat dalam laporannya menjelaskan bahwa melalui penyelenggaran sosialisasi ini, diharapkan institusi pendidikan bisa lebih sigap, tanggap, dan waspada akan bahaya narkoba yang sewaktu-waktu dapat menjerat anak didik.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti 50 peserta, terdiri atas para Guru BK dan siswa-siswi di 25 sekolah SLTP/MTS Kabupaten Grobogan.

Sementara sebagai narasumber adalah Motivator Nasional BNN, Agus Widanarko, dan Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan. Sudarmanto. (HS-08)

Dukung BKKBN Turunkan Angka Stunting, Polri Sediakan Fasilitas Kesehatan

Lurah dan Perangkat Desa se Kabupaten Karanganyar ikuti Sosialisasi Resosek BPS