HALO DEMAK – Bupati Demak Eisti’anah menjalin kerja sama dengan kabupaten dan kota tetangga, untuk mempromosikan produk-produk produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari Demak.
Kerja sama promosi untuk menggeliatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif itu, antara lain dilakukan dengan Kota Semarang.
Dalam kerja sama itu, Pemkab Demak dapat memajang produk UMKM di sebuah gerai milik Pemkot Semarang, di kawasan Kota Lama Semarang.
“Seperti halnya hasil UMKM kita yang ada di Demak ini sudah keluar dan dipromosikan di Kabupaten atau Kota tetangga yakni Kota Semarang tepatnya di kota lama. Semoga wisatawan yang hadir di kota tersebut, dapat tertarik dengan adanya hasil olahan kita. Jika beruntung dan mereka tertarik, nantinya mereka akan membeli produk kita dengan sendirinya,” kata Bupati Demak Eisti’anah, saat bincang-bincang di Studio RSKW 104.8 FM, baru-baru ini.
Menurut Eisti’anah, dengan kerja sama tersebut dia berharap produk-produk dari Kabupaten Demak, dapat dikenal di seluruh Indonesia bahkan di negara lain.
“Ini sebagai bukti bahwa di Kabupaten Demak tidak kalah dengan kabupaten atau kota lainnya,” kata dia, seperti dirilis demakkab.go.id.
Selain produk UMKM, Kabupaten Demak juga sudah berhasil meraih prestasi di ajang Anugerah Pesona Indonesia sejak tahun 2021.
“Alhamdulillah kita memperoleh Juara II kategori Kuliner, yaitu Jamu Coro dan Juara III kategori wisata belanja yaitu bedug rebana. Dan pada tahun 2022, Demak juga berpartisipasi di ajang tersebut dan masuk nominasi yaitu Asap Indah Wonosari kategori Wisata Belanja,” kata dia.
Dia mengemukakan harapan, dengan berbagai promosi itu pemasaran produk UMKM dari Demak juga akan meningkat.
“Semoga dengan adanya peningkatan penjualan dan pemasaran produk para UMKM dapat lebih maju berkembang, pendapatan bertambah, lebih sejahtera, dan semakin turun angka kemiskinan di Demak. Kami mempunyai ide-ide untuk masyarakat, tapi saya minta masyarakat pelaku ekonomi kreatif tetap semangat, dan meningkatkan kesejahteraan di Kabupaten Demak”, pungkasnya.
Plt Kepala Dinas Pariwisata, Endah Cahya Rini, mengatakan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi terkena dampak atas adanya pandemi Covid–19.
“Titik berat pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Demak tidak hanya pada seni pertunjukan, tetapi juga kepada sub-sektor ekonomi kreatif lainnya seperti, kuliner, fashion, kriya dan lainnya. Yang menarik bahwa sub sektor kuliner menjadi sesuatu yang saat ini sedang digemari oleh masyarakat, seperti yang kita ketahui, kita selalu mencari kuliner yang dapat memanjakan lidah,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut Endah juga mengajak masyarakat di Kabupaten Demak untuk memanfaatkan adanya panggung kesenian yang ada di Tembiring.
“Dari Dinas Pariwisata akan mengaktifkan seperti yang diinginkan Ibu Bupati, bagaimana di Tembiring bisa dimanfaatkan dengan hal-hal yang positif. Sehingga kita ada event untuk memanfaatkan panggung kesenian itu setiap minggunya. Dan kegiatan tersebut nantinya diisi dengan para pegiat seni apapun, seperti seni puisi, seni musik, seni tari, dengan cara mendaftar ke Dinas Pariwisata”, terang Endah.
“Dan harapannya dengan adanya kegiatan tersebut dapat meningkatkan ekonomi kreatif di Kabupaten Demak,” kata dia. (HS-08).