HALO BLORA – Bupati Blora, Arief Rohman memuji para pendidik dan siswa SMPN 1 Kunduran, yang telah mampu mengembangkan dan memproduksi kain ecoprint. Dia berharap karya anak-anak tersebut dapat dikembangkan, agar bisa menembus pasar Nasional.
Pujian dan motivasi tersebut disampaikan Bupati Blora, Arief Rohman, saat menghadiri perayaan ulang tahun Ke-57, SMPN 1 Kunduran, Selasa (30/2/2022).
“Selamat ulang tahun ke -57 SMP Negeri 1 Kunduran. Top ini, keren. Setahu saya, di Blora ya baru SMP Negeri 1 Kunduran yang mengembangkan keterampilan ecoprint,” kata Bupati Arief, seperti dirilis blorakab.go.id.
Bupati mengungkapkan, beberapa hari lalu dirinya mendapat kiriman kain ecoprint, namun tidak tahu siapa yang mengirimi. Setelah bertanya-tanya, ternyata kain itu adalah produk para siswa SMP Negeri 1 Kunduran.
Kain itu pun kemudian dia jahitkan dan dipakai ketika berkunjung ke sekolah itu.
‘’Setelah jadi, langsung saya pakai hari ini. Bagus lho ini, patut untuk terus dikembangkan, agar bisa masuk pasar nasional,” kata Bupati.
Menurut Bupati, produk kain ecoprint murid-murid SMPN 1 Kunduran, nantinya bisa dikembangkan bersama Dekranasda dan OPD terkait, .baik dalam pengembangan desain, pemilihan warna, maupun penjualan.
“Kreatif, inovatif. Pak Parno Kepala Sekolah ini memang selalu punya inovasi. Dulu saat menjabat Kepala SMPN 1 Todanan, juga berhasil membangun sekolah adiwiyata. Kini di SMPN 1 Kunduran, berhasil meluncurkan ecoprint sebagai ikon sekolah,” kata Bupati.
Menurutnya, selain membekali siswa dengan ilmu akademik, SMPN 1 Kunduran juga membuka peluang wirausaha untuk para siswa.
‘’Ini bagus sekali, kita bekali anak-anak ketrampilan lain. Mari kita bantu promosi, para alumni bisa dikabari agar bisa ikut membeli produk adik-adik kelasnya ini,” tambah Bupati Arief.
Bupati berharap, agar sekolah negeri lainnya di Blora terus melakukan inovasi pembelajaran dan kompetensi keterampilan. Sehingga tidak kalah dengan sekolah swasta.
Ecoprint merupakan sebuah teknik cetak dengan pewarnaan kain alami yang cukup sederhana namun dapat menghasilkan motif yang unik dan otentik.
Prinsip pembuatannya adalah, melalui kontak langsung antara daun, bunga, batang atau bagian tumbuhan lain yang mengandung pigmen warna dengan media kain. Sehingga menghasilkan kain bermotif alam yang bagus untuk pakaian.
Bertepatan dengan momentum ulang tahunnya ke 57, SMP Negeri 1 Kunduran, Selasa (30/2/2022) melakukan peluncuran produk unggulan ecoprint hasil karya para siswa sebagai ikon sekolah.
Peluncuran yang dilaksanakan di halaman sekolah ini dihadiri langsung oleh Bupati Arief Rohman, didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Aunur Rofiq.
Di hadapan Bupati dan Kepala Disdik, Kepala SMPN 1 Kunduran, Suparno, menyampaikan pihaknya ingin memberikan kompetensi tambahan sekaligus keterampilan wirausaha kepada para siswa siswinya.
“Kami pilih ecoprint sebagai ikon sekolah kami. Setelah beberapa kali kita laksanakan pelatihan, alhamdulillah hasilnya bagus. Sehingga hari ini bertepatan dengan HUT ke -57 sekolah, kami luncurkan ecoprint sebagai ikon SMPN 1 Kunduran. Semoga SMPN 1 Kunduran bisa semakin maju, berprestasi, berakhlak, dan berkarakter. Mohon bimbingannya Pak Bupati,” ucap Suparno.
Saat hadir di SMPN 1 Kunduran, Bupati juga diajak meninjau proses tahapan pembuatan ecoprint yang dilakukan oleh para siswa setempat. Bahkan Bupati ikut mempraktekkan beberapa tahapan pembuatan ecoprint. (HS-08)