HALO SPORT – Petr Yan akan meladeni bintang baru Sean O’Malley dalam pertarungan perbaikan peringkat kelas bantam Ultimate Fighting Championship (UFC) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), 22 Oktober mendatang.
Saat ini O’Malley bukan jagoan penghuni lima besar. Namun, Yan (29) pantang menganggap enteng Sugar, julukan Sean.
April lalu, Petr dikalahkan Aljamain Sterling sehingga gagal merebut sabuk juara divisi bantam UFC. No Mercy, julukan Yan, akan menjalani kamp pelatihan di Thailand.
Sebelum bersiap di Thailand, dia telah melakukan latihan keras sehingga jari kakinya patah. ‘’Anda tahu, ini adalah sebuah kerja keras. Saya ingin kembali ke performa terbaik,’’ ungkap Petr seperti dilansir dari Sportskeeda.
No Mercy menguasai muay thai, tinju dan jiu-jitsu Brasil. Rekornya sekarang adalah 16 kali menang dan tiga kali kalah. Yan dikenal sebagai petarung yang tangguh baik dalam duel atas maupun bawah.
O’Malley pun mencanangkan kemenangan demi membuka jalan menuju laga perebutan gelar. Namun, Sean tak mau muluk-muluk karena masa depannya masih panjang.
‘’Saya tak terpaku harus menang pada duel ini. Cepat atau lambat, saya bakal jadi juara dunia,’’ tegas O’Malley.
Pukulan-pukulan mantap Sugar membuatnya disebut-sebut sebagai penerus Conor McGregor dalam hal striking.(HS)