HALO KENDAL – Pasangan Dian Ardiansyah dari Kecamatan Kendal bersama Arbia Kusuma Ibna Abfa dari Kecamatan Boja terpilih sebagai Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Kendal 2022.
Dian dan Arbia berhasil melaju ke Grand Final mengalahkan 15 pasangan finalis lainnya, dalam ajang Anugerah Duta GenRe Kabupaten Kendal 2022 yang digelar di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Rabu (3/8/2022).
Sedangkan untuk posisi kedua diraih Ndaru Lintang Rayyan Prawira dari Kecamatan Boja berpasangan dengan Adlina Islamiyah dari Kecamatan Ngampel.
Untuk pemenang ketiga diraih Dhio Firman Alfian dari Kecamatan Gemuh berpasangan dengan Rahmatika Hendrianabila dari Kecamatan Boja.
Sedangkan untuk Juara Influencer diraih pasangan Feri Saputra dan Galih Putri Lestari.
Acara yang disponsori oleh Bank Jateng, Perumda Air Minum Tirto Panguripan bersama perusahaan daerah lainnya dan juga dari swasta, berlangsung meriah.
Dian Ardiansyah selaku Jara 1 pria Duta GenRe mengucapkan rasa syukur, dirinya terpilih sebagai Duta GenRe Kabupaten Kendal tahun 2022 bersama Arbia Kusuma.
Dian adalah Siswa SMA Negeri 2 Kendal kelas XII MIPA, dari awal ia merasa optimis bisa tampil maksimal saat menjawab pertanyaan seputar apa saja yang akan dilakukan sebagai Duta GenRe.
“Alhamdulillah saya bisa terpilih sebagai Duta GenRe Kabupaten Kendal 2022. Saya akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai yang dicanangkan pemerintah,” ungkapnya kepada halosemarang.id usai acara.
Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Kesejahteraan Keluarga dan Pemberdayaan Keluarga pada DP2KBP2PA Kabupaten Kendal, Budi mengatakan, sebagai Duta GenRe, diharapkan bisa melaksanakan rangkaian kegiatan informasi dan edukasi kepada masyarakat.
Menurutnya, Duta GenRe merupakan ajang pemilihan remaja putra dan putri untuk figur teladan serta motivator di kalangan remaja yang nantinya berperan memberikan wawasan kepada generasi muda tentang pernikahan dini, seks bebas dan bebas narkoba.
“Mulai dari pentingnya pendidikan dan perencanaan masa depan, pencegahan pernikahan dini, seks sebelum nikah, serta mencegah penggunaan narkotika dan zat adiktif lainnya,” kata Budi. (HS-06)