in

Pembukaan MTQ ke-29, Sore Ini Arus Lalin Menuju Simpanglima Dialihkan

Ilustrasi foto: Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro P Martanto.

HALO SEMARANG– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang bersama jajaran Polrestabes akan melakukan pengalihan arus lalu lintas dengan menutup sementara jalan menuju Kawasan Lapangan Pancasila Simpanglima, Semarang, Jumat (22/7/2022). Pemberlakuan pengalihan arus lalin kendaraan ini mulai dilakukan pukul 17.00 WIB.

Kendaraan yang akan melewati Kawasan Simpanglima diarahkan ke jalur alternatif. Yaitu kendaraan dari Jalan Pandanaran yang akan menuju Simpanglima diarahkan menuju Jalan Merbabu atau Jalan Pandanaran II, lalu dari Jalan Pahlawan diarahkan ke Air Mancur sekitar Menteri Supeno. Kemudian Jalan Gajahmada ke arah Toko Danar Hadi dan kendaraan dari Jalan Ahmad Yani diarahkan ke Pom bensin atau Jalan Erlangga Tengah atau Jalan Erlangga Raya atau Istana Briliant.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Endro P Martanto menambahkan, rekayasa arus lalu lintas ini dilaksanakan karena Kawasan Simpanglima digunakan untuk kegiatan pembukaan pelaksanaan MTQ ke-29 tingkat Jawa Tengah. Adapun personil gabungan untuk mengatur arus lalin kendaraan di titik- titik pengalihan tersebut, sedikitnya disiagakan 150 petugas dari Dishub dan Polrestabes Semarang.

“Kami imbau masyarakat bisa tertib untuk bisa melewati rute yang telah disiapkan petugas tersebut. Sehingga arus lalin untuk kelancaran kegiatan pembukaan MTQ ke- 29 tingkat Jawa Tengah dapat berjalan baik,” katanya, saat dikonfirmasi Halosemarang.id, Jumat (22/7/2022).

Dilanjutkan Endro, pengalihan arus lalu lintas dengan mensterilkan menuju Kawasan Simpanglima sesuai dengan informasi yang telah disampaikan pemerintah kota lewat media sosial mulai pukul 17.00 WIB sampai selesai.

“Sedangkan rangkaian acara pembukaan pelaksanaan MTQ ke-29 yang akan digelar selama empat hari hingga 25 Juli tersebut juga dilaksanakan di Balai Kota pada Jumat 22/7/2022) pagi,” pungkasnya. (HS-06)

Tim Gabungan Temukan Dua Motor Komplotan Penembakan Istri TNI di Semarang

Suami Korban Penembakan di Semarang Menghilang, Kapendam: Mangkir dari Kedinasan Militer