HALO SPORT – Charles Oliveira, peringkat pertama pada kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC), mengaku dirinya yang terhebat di divisinya.
Oliveira kehilangan gelar gara-gara kelebihan berat badan jelang menghadapi Justin Gaethje, Mei lalu.
Petarung berkebangsaan Brasil itu disebut-sebut merupakan lawan yang paling pas buat rivalnya saat ini, Islam Makhachev. Teknik pertarungan bawah Makhachev dinilai salah satu yang terbaik.
Namun, menurut Do Bronx (julukan Oliveira), levelnya masih di atas Makhachev.
‘’Saya tidak peduli dengan gaya bertarung Makhachev. Saya merasa sepuluh kali lebih hebat darinya,’’ ujar Charles seperti dilansir dari Bloodyelbow.
Sebelumnya, Makhachev mengomentari gaya bertarung Oliveira. Murid Khabib Nurmagomedov itu berjanji untuk mengalahkan Do Bronx dengan jurus gulatnya.
‘’Jujur, saya yakin bisa menyelesaikan pria ini. Saya ingin menyudahinya dengan jurus grappling,’’ ungkap Islam.
Wacana duel Oliveira kontra Makhachev memang banyak diperbincangkan akhir-akhir ini. Mei lalu, Do Bronx mengatasi Gaethje dengan gaya khasnya, cekikan.
Makhachev juga tengah dalam rekor yang mengesankan setelah total memetik 10 kemenangan. Namun, Islam dinilai belum layak maju ke duel perebutan titel.
‘’Charles adalah penantang gelar. Ini adalah duel perebutan titel dan saya pantas mendapatkannya,’’ tegas Makhachev.
Sayang, tantangan pria asal Dagestan, Rusia itu tak pernah mendapat respons positif dari Do Bronx.(HS)