in

Nasihat untuk Pindah ke Klub Raksasa

HALO SEMARANG – Son Heung-min, gelandang serang Tottenham Hotspur, menjadi pencetak gol terbanyak Liga Primer Inggris musim 2021-2022.

Bersama Mohamed Salah (Liverpool), Song berhak mendapatkan Sepatu Emas.

Meski sudah membuktikan kapasitasnya, Son dinilai ayahnya, Son Woong-jun, belum layak disebut sebagai pemain kelas dunia.

Menurut Woong-jun, anaknya masih harus membuktikan diri di salah satu klub raksasa untuk mendapat predikat itu.

‘’Dia perlu memiliki peran solid di salah satu klub terbesar dunia untuk bisa dianggap pemain kelas dunia,’’ ungkap Woong-jun seperti dilansir dari laman resmi Tottenham.

Sang ayah menambahkan putranya tak boleh lekas puas jika memang ingin menjadi pemain level dunia.

‘’Son harus terus mencoba lebih baik dan bertahan pada performa puncaknya. Saya selalu ingin dia memberi usaha 10 persen ekstra. Dengan begitu dia bisa jadi pemain kelas dunia,’’ tuturnya.

Son menyebut ayahnya adalah sosok krusial dalam perjalanan kariernya.

‘’Ayah saya adalah guru sepak bola saya. Dia membuka banyak kemungkinan untuk saya,’’ ujar Son.

Sejak kecil, Woong-jun sudah menerapkan latihan keras pada anaknya.

Pada musim lalu gol-gol Son ikut berkontribusi meloloskan Spurs ke Liga Champions 2022-2023.

Dia juga punya peran membawa Si Lili Putih menembus final Liga Champions pada 2019, tapi dihentikan Liverpool.

Berkat pencapaiannya bersama The Lilywhites, Son diberi penghargaan medali Cheongnyeong yang merupakan medali tetrtinggi untuk cabang olahraga.

Hueng-min menerima langsung penghargaan itu dari Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Seok-yul. (HS-06)

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Kamis (16/6/2022)

Peluang BMW Gantikan Suzuki