HALO SEMARANG – Setelah melalui berbagai polemik yang rumit, Chelsea berganti kepemilikan pada akhir Mei 2022.
Pengusaha kaya raya asal Amerika Serikat (AS), Todd Boehly kini menjadi pemilik baru The Blues menggantikan Roman Abramovich.
Abramovich harus melepas Si Biru karena mendapatkan sanksi dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).
Di bawah Boehly, Chelsea diharapkan mampu mempertahankan prestasi yang telah diberikan oleh Roman.
Boehly akan mengubah beberapa hal termasuk dalam hal manajemen klub.
Seperti dilansir dari Metro, Todd berencana untuk belajar kepada dua rivalnya, Liverpool dan Manchester City.
Boehly ingin manajer yang mengelola tim, mulai dari pembelian pemain hingga penyusunan strategi di lapangan.
Hal itu sudah diterapkan Liverpool dan Manchester City lewat sepak terjang Juergen Klopp dan Pep Guardiola.
Klopp dan Pep diberikan kebebasan untuk memilih pemain yang bakal masuk ke skuadnya.
Keduanya juga diberikan kebebasan untuk mengelola dana transfer yang diberikan oleh pihak dewan klub.
Sistem itu pula yang akan diterapkan Boehly di Chelsea mulai bursa transfer musim panas ini.
Todd memberikan kebebasan kepada manajer Thomas Tuchel untuk mengelola skuadnya.
Tuchel diberikan dana sebesar 200 juta pound (sekitar Rp 3,66 triliun) untuk dibelanjakan.
Dengan sistem itu, Boehly berharap Tuchel bisa membangun klub yang sesuai dengan keinginan dan strateginya.
Tuchel siap merekrut paling tidak tiga pemain baru.
Dia membutuhkan tambahan seorang penyerang, gelandang tengah, dan bek tengah. (HS-06)