in

Beri Ruang Penyaluran Aspirasi, Polri Gelar Lomba Kreasi Setapak Perubahan dan Festival Musik

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dr Dedi Prasetyo MHum MSi MM. (Foto : Humas.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Mabes Polri menggelar lomba kreasi ‘Setapak Perubahan Polri’ dan ‘Festival Musik Bhayangkara’, mulai April hingga Juni 2022.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dr Dedi Prasetyo MHum MSi MM, menjelaskan, lomba kreasi dan festival tersebut memberikan ruang kepada masyarakat, untuk menyampaikan atau menyalurkan ekspresi dan aspirasinya.

“Oleh sebab itu, Polri melalui Divisi Humas Polri serta Humas Polda di seluruh Indonesia, kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat, untuk menyampaikan aspirasinya melalui Setapak Perubahan Polri’ dan Festival Musik Bhayangkara,” kata Irjen Dedi Prasetyo di Jakarta, Minggu (8/5/2022).

Dalam menyalurkan aspirasi masyarakat, Polri sebelumnya telah sukses menggelar lomba mural dan lomba orasi unjuk rasa. Dengan masih tingginya antusias warga terkait penyampaian aspirasi, Polri kembali menggelar kegiatan lomba kreasi dan festival musik tersebut.

Menurut Kadiv Humas Polri, lomba kreasi Setapak Perubahan Polri terinspirasi dari buku yang digagas oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi, berjudul “Setapak Perubahan”.

“Dalam buku ‘Setapak Perubahan’, Polri yang memandang bahwa lomba sebagai wadah aspirasi tersebut, menunjukkan masih tingginya kepedulian masyarakat terhadap Polri. Bagaimanapun suara masyarakat harus didengar. Masyarakat adalah konsumen layanan Polri, sekaligus mitra penting Polri, dalam mewujudkan keamanan,” kata dia seperti dirilis Humas.polri.go.id.

Lomba kreasi itu bisa dituangkan dalam bentuk blog, film pendek, vlog, TikTok, konten infografis, dan fotografi. Adapun subtema lomba, di antaranya, Sinergitas TNI-Polri, Layanan Masyarakat, Polri Makin Digital, Perhatian Polri kepada Kelompok Rentan dan Disabel Restorative Justice, E-Tilang, Upaya Penanganan Covid -19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Pelayanan Pengaduan Online

“Para peserta dapat menuangkan ide dan kreasinya sesuai bidang yang dikuasainya,” ucap Dedi.

Sementara, festival musik Bhayangkara merupakan event untuk menampung aspirasi melalui seni musik, mulai dari ide yang dibangun hingga orkestrasi vokal dan semua alat musik untuk menyampaikan pesan atau aspirasi.

Terkait kegiatan ini, promosi dan registrasi peserta dimulai 11 April hingga 29 Mei 2022. Lalu, dari 10 karya terbaik ditentukan pemenang 1, 2 dan 3 dari masing-masing kategori, pada 7 sampai 15 Juni 2022.

Selanjutnya, karya peserta dikurasi hingga 10 karya terbaik pada 30 Mei sampai 5 Juni 2022. Penyerahan hasil karya pemenang pada 18 Juni 2022. (HS-08)

Kali Pertama, Indonesia terpilih Masuk Dewan Investor CEPI

Lebaran Ketupat, Warga Berbondong-bondong Bawa Makanan dan Berdoa Bersama di Masjid