in

Pemuda 15 Tahun Meninggal Dunia Usai Jadi Korban Penusukan Di Kedungmundu Semarang 

Lokasi dugaan penusukan terhadap pemuda berumur 15 tahun di Toko Helen No.60 Jalan Kedungmundu Raya, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada Senin(2/4/22).

HALO SEMARANG – Seorang pemuda meninggal dunia usai menjadi korban penusukan dan dugaan pengeroyokan yang terjadi di Toko Helen No.60 Jalan Kedungmundu Raya, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada Senin (2/4/22) sekira pukul 05.30.

Korban yang masih berumur 15 tahun ini akhirnya meninggal dunia setelah tiba di RS Wongsonegoro atau Ketileng Semarang, karena luka tusukan yang cukup parah di bagian tubuhnya.

Sebelumnya korban ditolong warga Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang saat korban berusaha lari dari para pengeroyoknya.

Kapolsek Tembalang, Kompol Arsadi mengungkapkan, korban berinisial ZAZ (15) merupakan penduduk Pondok Raden Patah II, Sayung, Kabupaten Demak. Dari keterangan para saksi, korban sebelumnya ditemukan tak sadarkan diri berada di kos kakaknya di wilayah Tandang, Tembalang akibat luka-luka senjata tajam. Warga pun mengantarkan ke rumah sakit, dan sesampainya di rumah sakit dinyatakan meninggal dunia.

“Dari keterangan saksi korban diduga dikeroyok dan dianiaya menggunakan senjata tajam. Ada banyak bekas darah berceceran di sekitar lokasi dengan jarak 10-20 meter,” ujar Arsady kepada wartawan.

Kompol Arsady menerangkan, paska kejadian ia bersama anggotanya langsung melakuan pengecekan di rumah sakit dan lokasi kejadian. Selanjutnya pihaknya langsung melaporkan peristiwa ini ke Satreskrim Polrestabes Semarang untuk ditindak lanjuti.

“Semua saksi langsung dibawa ke unit Resmob Polrestabes Semarang untuk dilakukan pengembangan sekaligus penyidikan dan penyelidikan tentang sebab musabab tewasnya korban,” paparnya.

Sementara itu, kakak korban Nanda (17) menjelaslan, kejadian penusukan dilakukan saat korban diajak nongkrong ke lokasi kejadian bersama rekan-rekannya. Usai ditusuk, korban sempat berusha melarikan diri ke indekosnya yang berada di Jalan Karanggawang RT 14 RW 14, Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang dalam terluka.

Setelah sampai diindekos korban, dirinya langsung meminta bantuan kepada tetangga korban untuk mengantarkan ke rumah sakit agar mendapatkan perawatan medis. Namun, naasnya nyawa korban tak tertolong saat upaya perawatan di rumah sakit.

“Nyawa korban tidak tertolong, korban kehabisan darah. Rencana korban akan dimakamkan di TPU Sedayu Genuk,” imbuhnya.(HS)

Open House Virtual, Ganjar Minta Eksnapiter Jack Harun Beri Pesan Pada Generasi Muda

Open House Virtual Sesi Kedua, Giliran Ganjar Menyapa Transmigran dan PMI