in

Edukasi Masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Blora Berbagi Takjil dalam Gebyar Pameran UKM Ramadan

Para pegawai Dinas Pepustakaan dan Kearsipan Blora, berpakaian ala Sufi, dalam acara Gebyar Pameran UKM Ramadan. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Blora, membagikan takjil dan menggelar acara hiburan, dalam rangka menyemarakkan Gebyar Pameran Usaha Kecil Menengah (UKM) Ramadan 1443 Hijriah, di Alun-Alun Blora, Rabu (20/4/2022) sore.

Acara itu sekaligus untuk memperkenalkan perpustakaan, sekaligus mengedukasi warga agar melek literasi.

Acara berlangsung meriah dan memikat warga yang ngabuburit di Alun-alun Blora. Terlebih pegawai pria DPK Blora, tampil mengenakan pakaian ala sufi, adapun perempuan tampil mengenakan busana muslim.

Mereka berjoget dan menyanyikan beberapa lagu, dengan iringan gamelan Jawa. Sejumlah badut juga dihadirkan untuk memeriahkan acara.

“Jadi ini dalam rangka menyemarakkan Gebyar Pameran Usaha Kecil Menengah (UKM) bulan Ramadan 1443 Hijriah. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Blora memberi hiburan kepada masyarakat,” kata Kepala DPK Blora Achmad Nur Hidayat, SH MSi MM, seperti dirilis Blorakab.go.id.

Namun, sejatinya, dari acara itu, menyampaikan edukasi, literasi dan penyemangat kepada warga masyarakat untuk gemar membaca. Sebab, pihaknya menyadari penuh bahwa membaca adalah kunci dari kesuksesan kita.

“Kita harus mengubah paradigma masyarakat tentang perpustakaan, yang selama ini adalah eksklusif. Kami harus mengubah paradigma tersebut, agar perpustakaan dapat dikenal luas oleh masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, rendahnya minat membaca masyarakat akan membuat masyarakat tidak bisa mengetahui dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan informasi di dunia. Hal ini akan berdampak pada ketertinggalan bangsa, terutama dalam hal ilmu pengetahuan.

Dalam acara itu juga dibagikan brosur berkaitan dengan DPK Blora kepada warga.

Melalui acara itu juga, pihaknya mengemban misi untuk mengubah pola pikir yang semula menganggap remeh arsip, dengan tidak mengindahkan regulasi dalam pengelolaan arsip, menjadi menganggap arsip sebagai aset, sehingga mengelola arsip sesuai regulasi. Juga yang semula mengelola arsip secara manual, menjadi memanfaatkan teknologi informasi.

“Dampak dari arsip yang terekam dan tertata dengan baik sesuai regulasi akan berdampak pada peningkatan kinerja dan pelayanan publik karena pencarian arsip menjadi lebih mudah dan cepat,” jelasnya.

Berkesempatan hadir  di acara itu, Ketua TP PKK Blora,  Ainia Sholichah. Pihaknya mengapresiasi acara yang ditampilkan DPK Blora. Ainia Sholichah juga ikut berbagi nasi kardus dan takjil buka puasa, kepada warga yang melitas di lokasi itu.

Menjelang buka puasa, acara dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama secara lesehan. (HS-08).

Satu Jam Dibuka, Barang di Pasar Murah Kecamatan Kunduran Ludes Diborong Pembeli

Peringati Hari Kartini dan Idulfitri, DWP Blora Gelar Baksos