in

Canangkan Kebangkitan di Mandalika

HALO SEMARANG – Franco Morbidelli, pembalap Monster Energy Yamaha, cuma finis di posisi ke-11 pada MotoGP Qatar di Sirkuit Losail, 6 Maret lalu.

Pembalap berkebangsaan Italia ini finis dua undakan di bawah tandemnya, juara dunia Fabio Quartararo.

Terpuruk dibanding lima pabrikan lain membuat skuad Garpu Tala waspada.

Pabrikan asal Iwata ini mencanangkan kebangkitan pada MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, 20 Maret mendatang.

Yamaha masih lemah dalam top speed, sesuatu yang dikeluhkan sejak tes pramusim.

Morbidelli mengaku kecewa karena tak mampu bersaing di baris terdepan.

‘’Saya mengharapkan hasil lebih yang baik, tapi start saya sangat buruk,’’ ungkap Morbidelli seperti dilansir dari Corse di Moto.

Menurut Franky, panggilan akrab Morbidelli, dirinnya tidak benar-benar siap pada fase pertama balapan.

Meski demikian, dia menegaskan Yamaha tak perlu panik dengan hasil buruk di Losail.

Dalam pandangan mantan murid Valentino Rossi itu, potensi timnya baru bisa diukur setelah tur balapan Eropa yang dimulai akhir April nanti.

Sirkuit Mandalika dinilai akan menguntungkan motor bermesin inline seperti Yamaha dan Suzuki lantaran karakter lintasan yang cepat dan mengalir.

‘’Kami siap melakukan pekerjaan dengan baik di Mandalika,’’ tuturnya.

Masalah pada grip dan top speed juga bakal coba diselesaikan Yamaha dalam MotoGP Indonesia. (HS-06)

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Jumat (11/3/2022)

Bersedia Tampil di Dua Kelas