HALO KENDAL – Ribuan warga Nahdliyin yang datang dari berbagai daerah di Kabupaten Kendal dan sekitarnya memenuhi Stadion Utama Kendal untuk mengikuti acara NU Kendal Bersholawat, Jumat malam (4/3/2022).
Acara dalam rangka menyongsong Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) dengan tema Merawat Jagat, Membangun Peradaban ini, sekaligus mengobati rasa rindu warga Nahdliyin yang ingin merasakan kebahagiaan digelarnya acara akbar di tengah pandemi ini.
Acara NU Kendal Bersholawat ini menghadirkan Habib Ali Zainal Abidin dan Habib Umar Al Muthohar dari Semarang beserta tim rebana dan Majelis Az Zahir dari Pekalongan.
Acara juga dihadiri Bupati Kendal dan Wakil Bupati Kendal, Dico M Ganinduto dan Windu Suko Basuki, Ketua DPRD Kabupaten Kendal Muhammad Makmun, anggota DPR RI, Forkopimda Kabupaten Kendal, para Ulama, para Kyai dan Pengurus Pimpinan Cabang NU Kabupaten Kendal.
Dalam sambutannya Dico M Ganinduto menyampaikan bahwa NU Kendal Bershalawat ini digelar dalam rangka berdoa kepada Allah agar seluruh warga Kabupaten Kendal dan juga masyarakat Indonesia, diberi keselamatan lahir dan batin.
‘’’Dengan bershalawat, kita akan lebih dekat dengan Nabi Muhammad SAW dan memohon safaat agar mendapat keselamatan dunia-akhirat,” kata Dico.
Bupati juga berharap, kalimat shalawat diucapkan dengan sungguh-sungguh oleh warga NU yang hadir. Karena saat ini Bangsa Indonesia sedang menghadapi pandemi dan semoga segera berakhir.
”Dengan bershalawat, kita memohon agar pandemi segera berakhir, sehingga ekonomi masyarakat kembali normal dan berbagai kegiatan bisa dijalankan sebagaimana mestinya,” ungkap Dico.
Acara juga diselingi dengan pengumpulan dana infaq dari para jamaah untuk pembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Kendal yang sempat terhenti.
Di sela-sela acara, Ketua Panitia NU Kendal Bersholawat, Khusnul Huda mengatakan, acara ini adalah puncak dari Harlah NU 2022.
Dijelaskan, rangkaian acara sebelumnya diisi dengan ziarah ke makam mantan rois syuriah dan ketua tanfidiyah NU Kendal.
“Selain ziarah kita juga menggelar kegiatan Bahtsul Masail, kemudian tadi sore teman-teman dari Ansor dan Banser se-Kabupaten Kendal menggelar Apel Pasukan Banser yang diikuti lebih dari 2.000 anggota. Jadi puncak acara malam ini dengan NU Kendal Bersholawat,” terangnya.
Huda menambahkan, meski dihadiri ribuan warga Nahdliyin, namun panitia sudah mengantisipasi melaui Ansor dan Banser, untuk menjaga dan mengingatkan warga Nahdliyin yang hadir dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan anjuran pemerintah.
“Para jamaah yang akan masuk stadion dan mengikuti acara NU Kendal Bersholawat, diwajibkan memakai masker, melakukan pengecekan suhu badan dan juga diberi hand sanitizer,” ujar Gus Huda kepada para awak media. (HS-06).