in

Ribuan Lampion Siap Sambut Tahun Baru Imlek 2573

 

HALO SEMARANG – Menyambut perayaan tahun baru Imlek 2573 Kongzi Li, yang jatuh pada 1 Februari 2022, ribuan lampion merah menghiasi kompleks area Pecinan Kota Semarang.

Ketua Perserikatan Organisasi Tionghoa Indonesia (Porinti) Semarang, Setiawan Santoso, menyebut 1.500 lampion ini, sebagai lambang untuk dapat menerangi jalan, agar lebih sukses dan cemerlang.

Lampion itu digantung melintang di sepanjang jalan di Gang Warung, Gang Pinggir, Wotgandul, Beteng, dan Area Klenteng Besar Tay Kak Sie.

Dia mengatakan, Tahun 2022 ini, merupakan tahun Macan dengan elemen air, yang menurut perhitungan shio melambangkan keberanian dan kesejukan.

“Semoga di tahun baru Macan Air nanti, diberi kesehatan, bahagia dan dilimpahi rejeki,” ujarnya saat peresmian 1500 lampion, Minggu (31/01/2022) malam.

Ia juga mengimbau kepada etnis Tionghoa yang merayakan Imlek ini, untuk mentaati himbauan pemerintah dengan tidak berkerumun. Porinti juga meniadakan malam kesenian yang biasanya rutin diadakan setiap tahun dan menggantinya dengan kegiatan sosial.

“Jangan pamer, jangan mewah, dan jangan foya-foya. Rayakan dengan sederhana saja,” ujar Setiawan.

Selain peresmian lampion, patung Macan Air juga diresmikan di tugu di dekat Kelenteng Besar Tay Kak Sie.

Ketua Kopi Semawis (Komunitas Pecinan Semarang Untuk Pariwisata) Harjanto Halim menyebut, patung ini sebagai bentuk menjaga tradisi yang sudah bertahun-tahun dilakukan di tugu tersebut.

“Patung sebenarnya tiap tahun ada, tapi diatas. tahun ini kita ganti dibawah. Tugu ini juga sebagai cagar budaya, khusus juga catnya, kita jaga bersama-sama,” ujar Halim.

Ia berharap ditahun Macan Air ini kondisi sosial politik bisa tetap sejuk dan ekonomi lebih baik agar bisa merayakan lebih meriah tahun depan.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Semarang turut hadir pada peresmian lampion dan patung macan air itu. Ia menyampaikan sebuah doa dan harapan, agar tahun baru Imlek ini diliputi keberkahan, dan rejeki yang semakin melimpah.

“Kota Semarang layaknya miniatur Indonesia yang berbeda-beda etnis dan budaya, saya pengen semuanya nyengkuyung bareng,” harapnya.(HS-42)

Maksimalkan Pelayanan, Sekretariat DPRD Jateng Luncurkan E-Pengawasan

Hadiri Pengukuhan PBNU 2022-2027, Presiden Jokowi Sebut NU Miliki Kekuatan Besar