in

Pastikan Pegawainya Dapat Vaksin Booster, Pemkot Tegal Adakan Razia

 

HALO TEGAL – Sebanyak 56 pegawai Pemkot Tegal, baik dari aparatur sipil negara (ASN) maupun non-ASN, diketahui belum dapat memperoleh vaksin booster, karena pertimbangan kesehatan.

Hal itu diketahui, setelah Pemkot Tegal menggelar razia vaksin dengan sasaran para ASN dan non-ASN. Pemeriksaan dilaksanakan di pintu masuk Balai Kota.

Sekretaris Daerah Kota Tegal, Johardi mengatakan sebagian besar dari mereka yang belum melaksanakan vaksinasi dosis lanjutan tersebut, karena belum genap 6 bulan menerima dosis kedua.

Dia mengemukakan, tercatat 49 orang ASN dan Non ASN yang terkendala belum memenuhi waktu vaksin tersebut. Sementara dua orang ASN lainnya didapati belum divaksin dosis kedua, satu orang ASN sedang hamil, dua orang lagi masih sakit atau tidak memenuhi syarat untuk divaksin, dan dua orang belum melakukan vaksin booster tanpa keterangan.

Johardi mengatakan, bagi dua ASN yang belum melaksanakan vaksinasi dosis kedua dan dua orang lagi yang belum melaksanakan vaksinasi booster tanpa keterangan, akan segera diminta untuk mengikuti vaskinasi booster.

“Ini semua tujuannya untuk meningkatkan mutu kesehatan khususnya untuk ASN Pemerintah Kota Tegal di Lingkungan Pemkot Tegal,” kata Johardi, seperti dirilis Tegalkota.go.id.

Selain vaksin, dalam razia tersebut petugas juga mengecek waktu kehadiran ASN. Sesuai peraturan ASN, Pemkot Tegal masuk pukul 07.30 WIB. Tercatat ada 12 ASN yang terlambat. Mereka didata dan kemudian akan dikenakan sanksi oleh Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD), sesuai aturan yang berlaku PP 53 tentang disiplin ASN.

Terkait perkembangan Covid-19 varian Omicorn, dia mengatakan Pemkot terus memantau situasi dan perkembangan kasus. Jika memang terjadi peningkatan Omicron yang begitu besar, pihaknya akan kembali menerapkan work from home (WFH).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr. Sri Primawati Indraswari, mengatakan terhitung Minggu (23/1/2022), capaian vaksin booster Kota Tegal mencapai 4,5 %. Sementara untuk dosis pertama sudah mencapai 120% dan dosis kedua 91 %. Saat ini Kota Tegal ada di peringkat ke empat se-Jawa Tengah, dalam pelaksanaan vaksinasi.

Untuk pelaksanaan vaksin saat ini, pihaknya membuka pelayanan vaksinasi di RSUD Kardinah, Dinas Kesehatan Kota Tegal dan di delapan Puskesmas se-Kota Tegal serta di Klinik Paru Masyarakat.

Disebutkan Prima, Kota Tegal masih cukup memiliki stok vaksin boster “Kita ada moderna dan Pfizer, hari ini kita ambil logistik vaksin lagi ke Dinas Kesehatan Provinsi,” pungkas Prima.(HS-08)

Pria yang Melakukan Hubungan Badan Dengan Istri Bandar Judi di Boyolali Dijadwalkan akan Diperiksa 

Tak Ada Kasus Covid-19, Wali Kota Pekalongan Tetap Minta Masyarakat Waspadai Omicron