HALO SEMARANG – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Provinsi Jawa Tengah, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, karena Covid 19 varian Omicron bisa mudah tertular kepada semua usia, termasuk anak-anak.
Sekretaris IDAI Jawa Tengah, Moh Syarofil Anam, Senin (24/01/2022) mengatakan dari sejumlah kasus Covid-19 di Kota Semarang, ada satu pasien anak berusia 7 tahun juga terjangkit varian ini.
“Benar saya mendapatkan info dari media, ada Omicron. Salah satunya anak usia 7 tahun. Informasi cuma satu orang. Omicron juga bisa ke semua usia (menular), sampai anak-anak,” kata Syarofil Anam, Senin (24/01/2022)
Bukan hanya Omicron, varian lain juga dapat menular pada semua usia, termasuk balita. Gejala yang ditimbulkan pun, tidak ada perbedaan dengan orang dewasa.
Adapun untuk Omicron, gajala yang dialami oleh pasien umumnya tidak lebih berat dibandingkan varian Delta. Namun demikian masyarakat tidak boleh menganggap remeh. Malah sebaliknya, kewaspadaan harus ditingkatkan agar jangan sampai terjangkit virus ini.
“Orang tua harus lebih waspada, karena Omicron mulai terdeteksi di Jateng. Jangan sampai mengurangi kewaspadaan kepada Covid harus kenceng lagi. Artinya, jangan meremehkan varian baru ini,”ujarnya.
Dia juga meminta para orang tua dan guru juga perlu lebih ketat dalam mengawasi anak-anak. Terlebih saat ini seluruh siswa sudah mengikuti pembelajaran tatap muka, walaupun dengan durasi waktu terbatas.
“Orang tua juga harus lebih ketat dalam mengawasi anaknya. Prokesnya, apalagi PTM sudah diterapkan di semua sekolah,”harapnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam, secara terpisan mengatakan di wilayahnya terdapat empat pasien Covid-19 varian Omicron. Empat orang itu masih satu keluarga, di mana salah satunya adalah anak berusia 7 tahun.
Adanya empat orang pasien Covid-19 varian omicron tersebut, diketahui setelah pemerintah memeriksa 25 sampel dengan menggunakan Whole Genome Sequencing (WGS).
Dari pemeriksaan diketahui empat orang terkena Omicron, adapun sisanya varian Delta.
“Mereka isolasi mandiri, karena memang satu keluarga terjangkit Covid-19 varian omicron. Mereka sudah selesai isolasi dan dinyatakan sembuh, setelah menjalani tes PCR,” kata hakam.(HS)