HALO SEMARANG – Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang telah menyiapkan rangkaian seleksi uji kompetensi untuk pengisian jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setingkat eselon dua yang masih kosong.
Kepala BKPP Kota Semarang, Abdul Haris mengatakan, pihaknya saat ini telah mempersiapkan tata cara pengisian jabatan yang masih kosong itu. Meski sudah dipersiapkan secara matang, tapi masih menunggu perintah dari Wali Kota Semarang.
“Prinsipnya, jabatan yang masih kosong khususnya kepala OPD harus segera diisi,” katanya, Jumat (21/1/2022).
Menurutnya, pihaknya sudah menggandeng salah satu perguruan tinggi di Semarang untuk melaksanakan seleksi atau uji kompetensi dalam proses lelang jabatan nantinya.
“Lelang jabatan itu secara terbuka, sehingga ada indikator-indikator untuk eselon dua yang mengisi jabatan sebagai kepala OPD,” terangnya.
Seperti diketahui, ada sebanyak 10 kepala OPD yang masih kosong, karena adanya mutasi jabatan di lingkungan kerja Pemkot Semarang beberapa waktu lalu.
Jabatan yang kosong tersebut antara lain, jabatan kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru), Sekretaris Dewan (Sekwan), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).
Kemudian Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo), dan Dinas Sosial (Dinsos).
Jabatan yang kosong ini sementara diisi pelaksana tugas (Plt). Sedangkan pada Maret 2022 mendatang, dua kepala OPD yakni Dinas Pendidikan (Disdik) dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) juga akan memasuki masa purna tugas atau pensiun.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Iswar Aminuddin menyatakan pengisian jabatan kepala dinas yang kosong ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Sehingga harapannya semua program OPD tahun 2022 bisa berjalan dengan baik.
“Kita akan melakukan seleksi atau lelang jabatan secara terbuka untuk mengisi jabatan yang masih kosong. Total ada 10 OPD yang masih belum diisi,” katanya. (HS-06)