in

Paksa Si Pemangsa Bertarung Lima Ronde

HALO SPORT – Ultimate Fighting Championship (UFC) 270, 23 Januari mendatang, akan menjadi pergelaran akbar pertama pada tahun ini.

Francis Ngannou, pemegang sabuk kelas berat UFC, akan menghadapi penantang utama sekaligus kampiun interim, Ciryl Gane.

Kedua petarung itu sama-sama berstatus fighter paling ganas di divisi berat saat ini.

Monster kelas berat yang hobi minum bir dari sepatu, Tai Tuivasa, menjagokan Si Pemangsa, julukan Ngannou.

Menurut dia, satu sentuhan petarung berjuluk Predator itu bisa membuat KO Gane.

Namun, lanjut Tuivasa, Bon Gamin (julukan Gane) bisa menang dengan syarat.

Ciryl berpeluang unggul jika mampu memaksa Si Pemangsa bermain selama lima ronde.

‘’Jika Ciryl menampilkan permainan mengejar hitungan poin dan dapat menjauh dari Francis, saya pikir dia mungkin menang selama lima ronde. Namun, hal itu lebih sulit daripada kedengarannya,’’ tutur Tuivasa seperti dikutip dari BJPenn.

Dalam pandangannya, jika pukulan keras Francis mendarat dengan telak, Gane bakal terkapar.

‘’Saya menjagokan Ngannou. Namun, Gane adalah generasi baru petarung kelas berat,’’ tandasnya.

Tai dijadwalkan bakal menghadapi Derrick Lewis, penghuni peringkat ketiga di divisi berat UFC.(HS)

Perkuat Lini Tengah, PSIS Pinjam Resky Fandi dari Persija

Talenta di Lintasan Tetap Sangat Penting