HALO SEMARANG – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, memastikan bahwa Candi Prambanan di perbatasan Kabupaten Klaten, Jateng dan Kabupaten Bantu, DIY, sudah dapat digunakan sebagai tempat ibadah massal bagi umat Hindu Indonesia dan dunia.
Hal ini disampaikan Menag, saat membuka Dialog Penguatan Moderasi Beragama Menyambut Tahun Toleransi 2022, di Kanwil Kemenag Bali, di Kota Denpasar.
Dialog ini dihadiri para tokoh agama Hindu Bali, Wakil Gubernur Bali, perwakilan Universitas Hindu Negeri IGB Sugriwa, FKUB Bali, Forkopimda, penyuluh, dan KUA se Provinsi Bali.
“Peringatan Nyepi pada Maret 2022 nanti, umat Hindu sudah bisa menggunakan Candi Prambanan, sebagai tempat beribadah secara massal,” kata Menag, seperti dirilis Kemenag.go.id.
Menurut Menag, penggunaan Candi Prambanan untuk ibadah massal umat Hindu, merupakan prestasi yang sebelumnya belum pernah ada.
“Terima kasih Plt Dirjen Bimas Hindu, Bu Komang atas inovasi dan kerja cerdasnya. Saya melihat agenda umat Hindu di Candi Prambanan sangat banyak sekali. Candi Prambanan kini tidak lagi hanya sekadar tempat wisata, melainkan menjadi tempat ibadah umat Hindu Indonesia dan dunia,” sambungnya.
Menag menambahkan, kepastian informasi Candi Prambanan menjadi tempat ibadah massal umat Hindu dunia, dia peroleh setelah mendapatkan laporan dari Tim Percepatan Candi Prambanan untuk Pusat Ibadah Umat Hindu Dunia.
“Mudah-mudahan ini bisa membuat umat Hindu bahagia dalam beribadah. Apa yang kita lakukan ini sebenarnya bukan pekerjaan melainkan kewajiban dan perjuangan dalam melayani umat beragama,” kata Menag. (HS-08)