HALO BREBES – Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH meyakini ziarah ke makam para sesepuh dan mantan Bupati Brebes, akan memperkuat tali silaturahmi, baik pada anggota keluarga yang masih hidup, maupun kepada para pendahulu yang telah wafat.
Hal itu diungkapkan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, setelah berziarah ke Makam Bupati H Syatori, di Desa Talang, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, belum lama ini. Kegiatan roadshow ziarah kubur tersebut, dalam rangka memperingati HUT Ke-344 Kabupaten Brebes.
Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi antara lain Ketua Dekranasda AKBP Dr H Warsidin MH, Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH, Forkopimda, dan beberapa Kepala OPD Kabupaten Brebes.
Bupati Idza Priyanti mengatakan ikatan silaturahmi pada para pendahulu yang telah wafat, tetap terjalin lewat doa untuk almarhum. Adapun silaturahmi pada anggota keluarga yang masih hidup, terjalin melalui pertemuan langsung.
“Harapan saya, dengan kita ziarah akan menyambung tali silahturahmi dengan beliau yang telah wafat, para bupati atau sesepuh pendahulu kita, maupun dengan keluarganya. Terus kita mendoakan mereka semoga husnul khotimah,” kata Bupati, seperti dirilis Brebeskab.go.id.
Roadshow ziarah kubur diawali dengan pembacaan tahlil dan doa di ruang Joko Poleng, Kompleks Pendopo Bupati Brebes, dipimpin KH Saefudin. Setelah itu rombongan menuju ke Makam Syeh Djunaedi Randusanga Wetan, dilanjutkan ke makam Mbah Ruby Klampok Wanasari.
Rombongan selanjutnya bertolak ke Makam Bupati Tadjudin Noor Aly, di Desa Kertabesuki, Kecamatan Wanasari dan Pangeran Angka Wijaya di Losari Brebes.
Di komplek makam Mbah Ruby, terdapat Arya Singasari Pranata Yuda, yang menjabat Bupati Brebes sekitar 27 tahun. Sementara yang bergelar Kanjeng Adipati Pranata Yuda II, atau dikenal dengan nama Mbah Klampok menggantikan menjadi Bupati Brebes kurang lebih 14 tahun (1836–1850). Setelah meninggal, dia kemudian dimakamkan di Klampok, Kecamatan Wanasari.
Sedangkan cucunya yang bergelar Kanjeng Adipati Singasari Pranata Yuda III, juga dimakamkan di Klampok. Kanjeng Adipati Singasari Pranata Yuda III memerintah paling lama sebagai Bupati Brebes, kurang lebih 28 tahun (1850–1878).
Selanjutnya rombongan menuju kompleks pemakaman Desa Kertabesuki, Kecamatan Wanasari. Di tempat itu bersemayam mantan Bupati Brebes HM Tadjudin Noor Aly, yang merupakan Bupati asli putra daerah, pada masa jabatan tahun 1999–2001.
Setelah Shalat Jumat dan makan siang, rombongan melanjutkan perjalanan ziarah menuju ke makam Bupati Brebes ke 5, yakni Singosari Pranata Yuda I, di Desa Surokidul Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal.
Dia menjadi Bupati pada 1 Juli 1809, setelah diangkat oleh Gubernur Thomas Stamford Rafles.
Singosari Pranata Yuda I adalah anak laki laki dari Patih Karawang Raden Singanegara, yang menikah dengan Nyai Raden Amsiah. Tokoh ini adalah anak perempuan Bupati Karawang, Raden Adipati Arya Panata Yuda, atau yang terkenal dengan julukan Dalem Sorambi.
Dari Surokidul, rombongan menuju makam Bupati H Syatori di Desa Talang Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal. Dia merupakan Bupati Brebes pada masa pemerintahan tahun 1946–1947 era revolusi.
H Syatori merupakan tokoh Masyumi dan pengusaha muslim, yang dipilih rakyat pada saat peristiwa Tiga Daerah, pada November 1945. Pada agresi militer pertama, Syatori dibunuh oleh tentara NICA, karena menolak bekerja sama dalam pemerintahan. Jenasahnya ditemukan di Songgom.
Dalam ziarah, Bupati beserta rombongan melakukan tahlil dan doa bersama yang dipimpin ulama setempat dan tabur bunga. (HS-08)