HALO SOLO – Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa meminta para kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa, untuk menjaga anak-anak agar tidak tertular Covid-19. Pencegahan perlu dilakukan, karena jika ada satu saja siswa yang terkena, dampaknya bukan hanya satu sekolah, tetapi juga lingkungan sekitar.
Penegasan itu disampaikan Teguh Prakosa, ketika meninjau vaksinasi anak usia 6-11 tahun, di SDN Laweyan dan SDN Sondakan, Kamis (13/1/2022). Pada kunjungannya, Teguh menyempatkan diri berfoto bersama murid dan wali murid.
“Kita jika tidak menjaga itu (prokes) resikonya tidak hanya satu sekolahan bisa juga sekolahan lain juga tertular. Jadi berhati-hati bukan berarti tidak melakukan apa-apa, justru harus berjuang benar-benar menjaga termasuk pada masyarakatnya ikut menjaga anak-anaknya untuk selalu mengingatkan anak-anak harus memakai masker karena itu sangat penting,” kata dia, seperti dirilis laman resmi Pemkot Solo.
Lebih lanjut dijelaskan, vaksinasi di SDN Laweyan, diikuti 48 murid dan di SDN Sondakan diikuti 120 murid. Untuk vaksinasi anak di SDN Sondakan, dilaksanakan dalam dua tahapan di dua tempat. Tahap pertama dilaksanakan di RSUP dan tahap kedua di sekolah. Adapun untuk vaksin dosis kedua, diberikan setelah 28 hari penyuntikan vaksin dosis pertama.
Teguh Prakosa juga mengapresiasi sekolah-sekolah yang dapat mengatur waktu pada saat pembelajaran tatap muka. “Saya apresiasi sekolah yang bisa mengatur waktu untuk melakukan PTM,” kata dia. (HS-08)